PENGARUH BUDAYA ORGANISASI DAN PERAN AUDIT INTERNAL TERHADAP PENCEGAHAN KECURANGAN DENGAN PENGENDALIAN INTERNAL SEBAGAI VARIABEL INTERVENING
DOI:
https://doi.org/10.35145/bilancia.v7i3.2369Kata Kunci:
organizational culture, internal audit, fraud prevention, internal control, budaya organisasi, audit internal, pencegahan kecurangan, pengendalian internalAbstrak
ABSTRACT
The purpose of this study was to examine the effect of organizational culture and the role of internal audit on prevention with internal control as an intervention variable. at the Regional Apparatus Organization of Riau Province. The population in this study were 40 (forty) Regional Apparatus Organizations in the Riau Provincial Government, which consisted of: 1 (one) Regional Secretariat, 1 (one) DPRD Secretariat, 1 (one) Inspectorate, 1 (one) Civil Service Police Unit , 3 (three) hospitals, 9 (six) agencies and 24 (twenty four) offices. The sample in this study is the Regional Apparatus Organization that has been audited in the Riau Provincial Government. From each OPD, 3 (three) respondents will be taken so that a sample of 105 people is obtained. The type of data used in this study is primary data obtained from questionnaires. The data analysis tool in this study was carried out with Structural Equation Modeling-Partial Least Square (SEM-PLS) using SmartPLS version 3.2 software. The results show that culture has an effect on fraud prevention, internal audit has no effect on fraud prevention, organizational culture has an effect on internal control, internal audit has an effect on internal control, internal control has an effect on prevention, organizational culture has an effect on prevention through internal control, and internal audit effect on prevention prevention through internal control
Keywords: organizational culture; internal audit; fraud prevention; internal control
ABSTRAK
Tujuan penelitian ini adalah untuk menguji pengaruh pengaruh budaya organisasi dan peran audit internal terhadap pencegahan kecurangan dengan pengendalian internal sebagai variabel intervening.pada Organisasi Perangkat Daerah Provinsi Riau. Populasi dalam penelitian ini adalah 40 (empat puluh) Organisasi Perangkat Daerah di Pemerintah Provinsi Riau, yang terdiri dari: 1 (satu) Sekretariat Daerah, 1 (satu) Sekretariat DPRD, 1 (satu) Inspektorat, 1 (satu) Satuan Polisi Pamong Praja, 3 (tiga) Rumah Sakit, 9 (sembilan) Badan dan 24 (dua puluh empat) Dinas. Sampel dalam penelitian ini adalah Organisasi Perangkat Daerah yang sudah diaudit di Pemerintah Provinsi Riau, Dari setiap OPD akan diambil 3 (tiga) responden sehingga diperoleh sampel sebanyak 105 orang. Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer yang diperoleh dari kuesioner. Alat analisis data dalam penelitian ini dilakukan dengan Structural Equation Modelling-Partial Least Square (SEM-PLS) dengan menggunakan software SmartPLS versi 3.2. Hasil penelitian menunjukkan bahwa budaya organisasi berpengaruh terhadap pencegahan kecurangan, peran audit internal tidak berpengaruh terhadap pencegahan kcurangan, budaya organisasi berpengaruh terhadap pengendalian internal, peran audit internal berpengaruh terhadap pengendalian internal, pengendalian internal berpengaruh terhadap pencegahan kecurangan, budaya organisasi berpengaruh terhadap pencegahan kecurangan melalui pengendalian internal, dan peranaudit internal berpengaruh terhadap pencegahan kecurangan melalui pengendalian internal
Kata Kunci: budaya organisasi; audit internal; pencegahan kecurangan; pengendalian internal
Unduhan
Referensi
Agusiady, R. (2017). Peranan Audit Internal Dalam Menunjang Efektivitas Pengendalian Intern Kas. Jurnal Ilmiah Akuntansi, 8(2), 9–30.
Amrizal, Ak, MM, CFE. 2004. Pencegahan dan Pendeteksian Kecurangan oleh Internal Auditor. Jakarta
Azazi, H. (2020). "Sekda Riau diduga Korupsi Rp, 1,8 M Saat Jabat Kepala Bappeda Siak" Diakses pada 23 Desember 2020, dari https://news.detik.com/berita/d-5306617/sekda-riau-diduga-korupsi-rp-18-m-saat-jabat-kepala-bappeda-siak
Barus, E. L. (2017). Pengaruh Audit Internal Dan Pengendalian Internal Terhadap Pencegahan Kecurangan Pada Pt.Indonesia Aluminium Asahan (Persero) Kuala Tanjung. 1–56.
Cuomo, A. M. 2007. Internal Controls and Financial Accountability for Not-â€for—Profit Boards
Fitrawansyah. (2014). Fraud dan Auditing. Edisi Pertama. Jakrata: Mitra Wacana Media.
Janiman, Mulyatno, R., Sukmaningrum, T, I., (2022) Pengaruh Audit Internal Dan Pengendalian Intern Terhadap Pencegahan Kecurangan Penyalahgunaan Aset, Syntax Idea, 4(3), https://doi.org/ 10.36418/syntax-idea.v4i3.1815
Karyono. (2013). Forensic Fraud. Yogyakarta: CV. Andi.
Kusumastuti, Nur Ratri. 2012. Analisis Faktor-Faktor yang BerpengaruhterhadapKecenderungan Kecurangan Akuntansi dengan Perilaku Tidak Etis sebagai VariabelIntervening. Yogyakarta: Universitas Diponegoro.
Nakiyaga, B., & Anh, D. T. L. (2017). How Organisational Culture Affects Internal Control Effectiveness: The Role Played By Top Case study : Uganda Revenue Authority. Business Administration Master’s Thesis, 1–52.
Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 12 Tahun 2017 tentang pembinaan dan pengawasan penyelenggaraan pemerintahan daerah
Suyatmiko, Wawan (2020). Ranking Indeks korupsi indonesia merosot, urutan 102 dari 180. Diakses pada20 Januari 2021, dari https://www.cnnindonesia.com/nasional/20210128134510-12-599524/ranking-indeks-korupsi-indonesia-merosot-urutan-102-dari-180
Tuanakotta, T. M. (2011). Berpikir Kritis Dalam Auditing. Jakarta: Salemba Empat.
Tunggal, A.W, (2012)Audit kecurangan dan akuntansi forensik,. Jakarta: .Harvarindo,
Wahyuni, E. S., & Nova, T. (2019). ANALISIS WHISTLEBLOWING SYSTEM DAN KOMPETENSI APARATUR TERHADAP PENCEGAHAN FRAUD (Studi Empiris Pada Satuan Organisasi Perangkat Daerah Kabupaten Bengkalis). Inovbiz: Jurnal Inovasi Bisnis, 6(2), 189. https://doi.org/10.35314/inovbiz.v6i2.867
