Kombinasi Metode Pendukung Keputusan untuk Seleksi Penerima Beras Miskin (Raskin)
Abstract
Program Beras untuk Keluarga Miskin (RASKIN) merupakan upaya
pemerintah yang dimulai pada tahun 2002 untuk membantu masyarakat kurang
mampu agar tetap memperoleh beras. Permasalahan yang muncul adalah
distribusi raskin yang tidak tepat sasaran di beberapa daerah. Penentuan kriteria
pada sebagian daerah, belum mengikuti standar pemerintah. Perangkat
setempat belum memiliki sistem pendukung keputusan yang terstruktur untuk
mengolah data masyarakat calon penerima RASKIN dengan tepat. Penelitian
ini bertujuan untuk membantu menghasilkan keputusan masyarakat penerima
RASKIN dengan menggabungkan metode Simple Additive Weighting (SAW)
dan Technique for Others Reference by Similarity to Ideal Solution (TOPSIS).
Kedua metode ini mengolah data kriteria penduduk calon penerima RASKIN
melalui proses perhitungan terbobot kemudian dilanjutkan dengan
mempertimbangkan jarak terhadap solusi ideal positif dan negatif dengan
mengambil kedekatan relatif terhadap solusi ideal positif. Kinerja gabungan
kedua metode keputusan ini memberikan hasil yang objektif dan tepat sehingga
diharapkan mampu menjadi solusi bagi daerah-daerah dalam membuat
keputusan tepat penerima RASKIN.


