ANALISIS PENILAIAN TINGKAT KESEHATAN BPR KONVENSIONAL DI KOTA PEKANBARU PERIODE 2013 - 2016 DENGAN MENGGUNAKAN METODE CAMEL DAN METODE RBBR
Kata Kunci:
BPR Health Level, CAMEL Method, RBBR Method, BPR in Pekanbaru City, Tingkat Kesehatan BPR, Metode CAMEL, Metode RBBR, BPR di Kota PekanbaruAbstrak
This study aims to determine the level of health of Conventional BPR in Pekanbaru City during the year 2013-2016 using CAMEL method and RBBR method from data published Publication Report published by Bank Indonesia. The sample used in this study were 18 BPR registered at Bank Indonesia from 2013 to 2016. The sample determination using Purpossive Sampling method. The results of this study indicate that the level of health BPR using CAMEL ratio of CAR, PPAP, CR and LDR received predicate HEALTHY, for KAP ratio got predicate LESS SEE, Management ratio which only conducted research on BPR Harta Mandiri got predicate ENOUGH HEALTH while two ratios again the ratio of ROA and BOPO received the predicate of NOT HEALTHY, and the level of health of BPR by using RBBR method on CAR ratio got predicate VERY HEALTHY, LDR ratio got predicate SEHAT while for ratio of NPL, ROA and NIM got NOT HEALTHY predicate.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kesehatan BPR Konvensional di Kota Pekanbaru selama tahun 2013-2016 dengan menggunakan metode CAMEL dan metode RBBR dari data Laporan Keuangan Publikasi yang diterbitkan oleh Bank Indonesia. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah 18 BPR yang terdaftar di Bank Indonesia dari tahun 2013 sampai 2016. Penentuan sampel menggunakan metode Purpossive Sampling . Hasil Penelitian ini menunjukan bahwa tingkat kesehatan BPR dengan menggunakan metode CAMEL rasio CAR,PPAP,CR dan LDR mendapat predikat SEHAT, untuk rasio KAP mendapat predikat KURANG SEHAT, rasio Manajemen yang mana hanya dilakukan penelitian pada BPR Harta Mandiri mendapat predikat CUKUP SEHAT sedangkan dua rasio lagi yaitu rasio ROA dan BOPO mendapat predikat TIDAK SEHAT, dan tingkat kesehatan BPR dengan menggunakan metode RBBR pada rasio CAR mendapat predikat SANGAT SEHAT, rasio LDR mendapat predikat SEHAT sedangkan untuk rasio NPL, ROA dan NIM mendapat predikat TIDAK SEHAT.
Unduhan
Referensi
. 1997. Keputusan Direksi BI No.30/12/KEP/DIR tanggal 30 April 1997 Tentang Tata Cara Penilaian Tingkat Kesehatan Bank Perkreditan Rakyat, Jakarta.
. 1998. UU No. 10 tahun 1998, tentang perubahan terhadap UU No. 7 tahun 1992, Jakarta.
. 2006. Keputusan Direksi BI No.8/18/PBI/2006 tanggal 05 Oktober 2006 Tentang Kewajiban Penyediaan Modal Minimum Perkreditan Rakyat, Jakarta.
. 2011. Keputusan Direksi BI No. 13/1/PBI/2011 tanggal 05 Januari 2011 Tentang Penilaian Tingkat Kesehatan Bank Umum , Jakarta.
. 2011. Surat Edaran Bank Indonesia Nomor: 13/24/DPNP tanggal 25 Oktober 2011Tentang Sistem Penilaian Tingkat Kesehatan Bank Umum. Jakarta.
. 2013. Surat Edaran Bank Indonesia Nomor: 15/15/DPNP tanggal 29 April 2013 Tentang Pelaksanaan Good Corporate Governance Bagi Bank Umum. Jakarta.
Kasmir. 2008. Bank Dan Lembaga Keuangan Lainnya (Edisi Revisi). Jakarta: Raja Grafindo Persada.
Kasmir. 2010. Dasar Dasar Perbankan. Jakarta: Raja Grafindo Persada.
Malayu. 2006. Dasar Dasar Perbankan. Jakarta, Bumi Aksara.
Taswan. 2010. Manajemen Perbankan Konsep, Teknik, dan Aplikasi. Yogyakarta
Widiyanto, Andi.2015.Analisa Tingkat Kesehatan Bank Dengan Menggunakan Metode RBBR (Studi Kasus Pada Bank Umum Yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Dalam IHSG Sub Sektor Perbankan Periode 2012-2014). Semarang.
Yacheva, Nora, I Muhammad Saifi dan Zahroh Z.A. 2015. Analisa Tingkat Kesehatan Bank dengan Menggunakan Metode RBBR (RISKBASED BANK RATING) (Studi pada Bank Umum Swasta Nasional Devisa yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Periode 2012-2014). Malang.
Yanti , Luh Putu Ayu Ita Purnama, I Wayan Suwendra dan Gede Putu Agus Jana Susila. 2014. Analisa Tingkat Kesehatan Bank dengan Menggunakan Metode CAMEL. E-jurnal Bisma Universitas Pendidikan Ganesha Jurusan Manajemen Volume 2, Tahun 2014 pp.1-8.
Zahara. 2013. Analisis Tingkat Kesehatan Bank Perkreditan Rakyat dengan Metode CAMEL (Studi Kasus pada tiga BPR di Sumatera Barat). Padang:Jurnal Akuntansi dan Manajemen Volume 8 Nomor 2. Tahun 2013, pp.1-15.
