ANALISIS PREDIKSI KEBANGRUTAN BANK UMUM DAN PERSERO DI INDONESIA

Authors

  • Martias Martias STIE Pelita Indonesia

Keywords:

CAR, NPL, BOPO, ROA, bankruptcy prediction, Kebangkrutan

Abstract

One of the strengths of the Indonesian economy is based on the real sector. Micro, Small and Medium Enterprises (MSMEs) are one part of the real sector that is believed to have the ability to sustain Indonesia when the global financial crisis hit the world in the past years. The purpose of this study was to find out and analyze the influence of the Capital Adequacy Ratio (CAR), Non Performing Loans (NPL), Operational Income Operating Costs (BOPO), Return On Assets (ROA) on bankruptcy of commercial banks in Indonesia. The population in this study is all financial report data of the National Commercial Banks in OJK (Financial Services Authority). While the selection of samples using Non-probability sampling which is purposive sampling. Which means that the population will be used as research samples with certain criteria. The data analysis technique in this study uses quantitative descriptive analysis and multiple linear regression analysis with the help of SPSS software. The results in this study show that the NPL variable is significantly positive for bankruptcy of commercial banks. Positive significant CAR variable for bankruptcy of Commercial Banks. LDR is significantly positive for bankruptcy of Commercial Banks. ROA is significantly positive for bankruptcy of Commercial Banks. BOPO (Operational Cost of Operational income) has a positive effect on bankruptcy of Commercial Banks.

Kekuatan perekonomian Indonesia salah satunya dilandasi oleh sektor riil.Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) merupakan salah satu bagian dari sektor rill yang diyakini memiliki kemampuan dalam menopang Indonesia ketika kondisi krisis keuangan global melanda dunia pada periode tahun-tahun terakhir. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui dam menganalisis pengaruh Capital Adequacy Ratio (CAR), Non Performing Loan (NPL), Biaya Operasional Pendapatan Operasional (BOPO), Return on Aset (ROA) terhadap kebangkrutan bank umum di Indonesia. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh data laporan keuangan Bank UmumNasional  Yang ada di OJK (Otoritas Jasa Keuangan). Sedangkan pemilihan sampel menggunakan Non-probability sampling ini menggunakan carapurposive sampling. Yang berarti bahwa populasi yang akan dijadikan sample penelitian dengan kriteria tertentu.Tekniuk analisis data dalam penelitian ini mengunakan analisis deskriptif kuantitatif dan analisis regresi linier berganda dengan bantuan software SPSS. Adapun hasil dalam penelitian ini menunjukan bahwa variabel NPL signifikan positif terhadap kebangkrutan Bank Umum.Variabel CAR signifikan Positif terhadap kebangkrutan Bank Umum. LDR signifikan positif terhadap kebangkrutan Bank Umum.ROA signifikan positif terhadap kebangkrutan Bank Umum. BOPO (Biaya Operasional terhadap pendapatan Operasional) berpengaruh secara positif terhadap kebangkrutan Bank Umum.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Almilia, L.S dan W.Herdiningtyas.(2005). Analisis Rasio CAMEL terhadap prediksi kondisi bermasalah pada lembaga perbankan periode 2000#2002.Jurnal Akuntansi dan Keuangan,Vol 7,No. 2, Nopember 2005.
Altman, E. I. 1968. “Financial Ratios, Discriminant Analysis anda The Prediction of Corporate Bangkrupty.”The Journal of Finance, Vol 23, No.4,.pp589-609.
Aprilia, D. 2010. “Rasio Keuangan VersiBank Indonesia Versus infobank”. (Studi Empiris : Bank Umum Konvensional di Indonesia Periode 2005-2008). Skripsi S1 Jurusan Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Diponegoro : Semarang.
Asmoro,A. 2010.“Analisis Pengaruh Rasio Keuangan Terhadap Prediksi Kondisi Bermasalah Pada Bank”. Skripsi S1 Jurusan Manajemen Fakultas Ekonomi, Universitas Diponegoro: Semarang
Desfian,B. 2005. Analisis Faktor-faktor Yang Berpengaruh Terhadap Kinerja Bank Umum Di Indonesia Tahun 2001-2003.Tesis Program Pasca Sarjana Magister Manajemen Universitas Diponegoro (tidak dipublikasikan).
Dendawijaya,L. 2009. Manajemen Perbankan.Edisi Kedua. Jakarta : Ghalia Indonesia.
Ghozali, I. 2005. Aplikasi Analisis Multivariate dengan Program SPSS. Badan Penerbit Universitas Diponegoro.
.2011. Aplikasi Analisis Multivariate Dengan Program IMB SPSS 19.Semarang:Badan Penerbit UniversitasDiponegoro
Gunsel, N. 2007.“Financial ratio and the Probabilitic prediction of bank failure in North Cyprus” dalam European Journal of Scientific Researh volume 18 no. 2 September 2007. Haryati, S. 2006. “Studi Tentang Model Prediksi Tingkat Kesehatan Bank Umum Swasta Nasional Indonesia.”Ventura, Vol. 9, No. 3, Desember 2006, pp.1-19.
Hastuti, H dan I.Subaweh. 2008. “Analisis Kinerja Kesehatan Bank Sebelum dan Setelah Arsitektur Perbankan Indonesia. www.google.com. Diakses 23 Maret 2014.
Januarti, I. 2002. ”Variabel Proksi CAMEL dan Karakteristik Bank Lainnya untuk Memprediksi Kebangkrutan Bank di Indonesia”, Jurnal Bisnis Strategi, Vol.10, Desember, pp.1-10.
Kasmir. 2005. Pemasaran Bank. Prenada Media, Jakarta
Kuncoro dan Suhardjono. 2002. Manajemen Perbankan (Teori dan Aplikasi),Edisi Pertama, Penerbit BPFE , Yogyakarta.
Muljono, T. P. 1999. Aplikasi Akuntansi Manajemen dalam Praktik Perbankan.Ed. 3.BPFE Yogyakarta.
Mulyaningrum, P. 2008. Analisa Rasio Keuangan Sebagai Indikator Prediksi Kebangkrutan Bank Indonesia. Unpublished Thesis, Universitas Diponegoro. Semarang.
Platt, H. D. dan M.B. Platt. 2002. "Predicting Corporate Financial distress: Reflection on Choice-Based Sample Bias", Journal of Economics and Finance 26 (2), Summer, P. 184- 199.
Prasnanugraha.P. P. 2007.Analisis Pengaruh Rasio-rasio Keuangan Terhadap Kinerja Bank Umum di Indonesia (Studi Empiris Bank-bank Umum Yang Beroperasi Di Indonesia).Tesis Universitas Diponegoro Semarang.
Riyadi, S. 2006. Banking Assets and Liability Management (Edisi Ketiga).Penerbit PT Raja Grafindo Persada. Jakarta
Santoso, W. 1996.”The Determinants of Problem Banks in Indonesia (An Empirical Study).
Suharman, H. 2007. “Analisis Risiko Keuangan untuk Memprediksi Tingkat Kegagalan Usaha Bank.” Jurnal Imiah ASET, Vol. 9, No. 1 Februari.
Tarmizi, A dan W K Kusuno.2003. Analisis Rasio-Rasio Keuangan Sebagai Indikator Dalam Memprediksi Potensi Kondisi Bermasalah Perbankan Di Indonesia, Media Ekonomi& Bisnis. Vol XV No.1 Juni 2003
Triwahyuningtias, M. 2012. “Analisis Pengaruh Struktur Kepemilikan, Ukuran Dewan,Komisaris Independen, Likuiditas dan Leverage Terhadap Terjadinya Kondisi Financial Distress (Studi pada Perusahaan Manufaktur yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Tahun 2008-2010).” Skripsi, Fakultas Ekonomi, Universitas Diponegoro
Wruck,K.1990.”Financial Distress, Reorganisation, and Organisational Effisiency”, Journal of Financial Economics, 27,pp.419-444.

Published

2018-12-22