INCOME STATEMENT APPROACH DAN VALUE ADDED APPROACH DIGUNAKAN DALAM MENGANALISIS PERBANDINGAN KINERJA KEUANGAN BANK SYARIAH
Abstract
The purpose of this study was to determine and analyze differences in the financial performance of Islamic banking using the Income Statement Approach and Value Added Approach. The population in this study were Islamic Commercial Banks in Indonesia, during the 2018-2020 period, which amounted to 14 banks registered with the Authority. Financial Services (OJK). the number of respondents (sample) in this study were 11 companies. In this study using a sampling technique with purposive sampling technique. The type of data collected and processed is secondary data. The analysis used to test the research hypothesis is the Independent Sample TTest test. The results showed that there were significant differences in the ROA, ROE, LPAP and NPM ratios between the income statement approach and the value added approach, while the BOPO ratio did not have a significant difference between the income statement approach and the value added approach.
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis perbedaan kinerja keuangan perbankan syariah dengan Menggunakan Income Statement Approach dan Value Added Approach. Populasi dalam penelitian ini adalah Bank Umum Syariah yang ada di Indonesia, selama periode 2018-2020 yang berjumlah 14 bank yang terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK). jumlah responden (sampel) dalam penelitian ini adalah sebanyak 11 perusahaan. Dalam penelitian ini menggunakan teknik penarikan sampel dengan teknik purposive sampling.Jenis data yang dikumpulkan dan diolah adalah data sekunder. Analisis yang digunakan untuk uji hipotesis penelitian yaitu uji Independent Sample TTest. Hasil penelitian menunjukkan terdapat perbedaan yang signifikan pada rasio ROA, ROE, LPAP dan NPM antara income statement approach dan value added approach, sedangkan rasio BOPO tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara income statement approach dan value added approach.
References
Bastian. (2016). Akuntansi Perbankan. Edisi Pertama. . Jakarta: Salemba Empat.
Harahap, S. (2006). Analisa Kritis atas Laporan Keuangan. Cet 11. :Jakarta: Raja Grafindo Persada. Jakarta: Garofindo Persada.
Indriyo, G. D. (2008). Manajemen Keuangan. Yogyakarta:: BPFE.
Jumingan. (2011). Analisis Laporan Keuangan. Jarta: Bumi Aksara.
Mulawarman, A. D. (2006). Menyibak Akuntansi Syariah: Rekonstruksi Teknologi Akuntansi Syariah Dari Wacana Ke Aksi. Jogjakarta: Kreasi Wacana.
Najmudin. (2011). Manajemen keuangan dan aktualisasi Syar'iyyah Modern. Yogyakarta: ANDI.
Putra, M. (2019). Analisis Perbandingan Kinerja Keuangan Perbankan Syariah Menggunakan Pendekatan Laba Rugi (Income Statement) Dan Nilai Tambah (Value Added Statement). Diponegoro journal of Accounting. Volume 3, Nomor 2, Tahun 2019.
Rifai, A. (2013). Analisis perbandingan kinerja keuangan bank syari’ah Menggunakan pendekatan income statement (ISA) dan Value added reporting (VAR). . Accounting Analysis Journal. (1) (2013).
Rindwati, E. (2017). Analisis Perbandingan Kinerja Keuangan Perbankan Syariah dengan Perbankan Konvensional. Skripsi Universitas Islam Indonesia.
Sucipto. (2007). Penilaian Kinerja Keuangan. . Jurnal Akuntansi Universitas.
Sulaiman, M. (2001). Testing a Model of Islamic Corporate Financial Report: Some Experimental Evidence. IIUM Jurnal of Economic and Manajement 9, no.2 (2001), 115-39.
Sutedi. (2009). Perbankan Syariah. Jakarta: Ghalia Indonesia.
Suwanto. (2011). Perbandingan Kinerja Keuangan Bank Syariah Dengan Pendekatan Income Statement Approach dan Value Added Approach (Studi pada Bank Syariah di Indonesia). jurnal dinamika ekonomi & bisnis. Vol. 8 No. 1.
Triyuwono, I. (2007). Menggagas Sing Liyan Untuk Formulasi Nilai Tambah Syariah. Simposium Nasional Akuntansi X Unhas Makasa.
Wahyudi, M. (2005). Analisis Perbandingan Kinerja Keuangan Bank Syari’ah Menggunakan Pendekatan Laba Rugi Dan Nilai Tambah . Skripsi. Universitas Negeri Semarang.



