Penerapan Augmented Reality Pengenalan Sistem Pencernaan Manusia Dengan Metode Marker Based Tracking Sebagai Media Pembelajaran
Abstract
Dalam beberapa tahun ini, perkembangan teknologi informasi mendapat pertumbuhan yang sangat pesat terutama dibidang smartphone. Peluang untuk memanfaatkan kemajuan teknologi saat ini adalah dengan merancang sebuah media pembelajaran yang inovatif, efektif, dan kreatif. Salah satu sekolah menengah pertama yang bernama Bina Mitra Wahana (BMW) kesulitan dalam proses belajar mengajar yang dimana media pembelajarannya masih memakai alat peraga khususnya pada materi sistem pencernaan manusia sehingga dinilai kurang mampu dan cenderung kaku. Pada permasalahan tersebut, penulis akan merancang Augmented Reality berbasis Marker Based Tracking. Marker Based Tracking adalah metode augmented reality yang menggunakan marker dan mencocokkan pola marker tersebut untuk memunculkan suatu objek virtual ke lingkungan nyata. Tujuan perancangan Augmented Reality ini bertujuan supaya siswa lebih tertarik dan lebih memahami materi yang telah diberikan. Jenis metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode MDLC (Multimedia Development Life Cycle). Metode MDLC adalah metode yang sesuai dalam merancang dan mengembangkan suatu aplikasi media yang merupakan gabungan dari media gambar, suara, video, animasi dan lainnya. Metode ini dilakukan berdasarkan enam tahap, yaitu concept, design (perancangan), material collecting (pengumpulan bahan), assembly (pembuatan), testing (pengujian), dan distribution (pendistribusian). Hasil dari penelitian ini adalah perancangan aplikasi Augmented Reality (AR) sistem pencernaan manusia dengan metode Marker Based Tracking. Pengujian yang dilakukan pada aplikasi ini yaitu pengujian perbedaan perangkat android, perbedaan tingkat cahaya pada marker, perbedaan oklusi pada marker dan perbedaan jarak marker.


