Implementasi Web Marketplace Olahan Pisang UMKM Karang Taruna Desa Simpang Abung Menggunakan Extreme Programming
Abstract
Perkembangan teknologi informasi yang pesat telah mendorong Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memiliki peran strategis dalam perekonomian Indonesia. Menurut Jaya et al. (2017), UMKM tidak dapat dipandang sebelah mata karena kontribusinya yang signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi nasional. Keberhasilan startup Indonesia seperti GO-Jek, Traveloka, dan Tokopedia yang berhasil mencapai status unicorn menjadi bukti kuat bahwa sektor ini memiliki potensi besar untuk berkembang. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (2016), sekitar 98,68% populasi usaha kecil dan menengah berasal dari sektor non-pertanian, dengan penyerapan tenaga kerja terbesar pada sektor perdagangan besar dan eceran, sehingga UMKM menjadi pilar utama dalam penyediaan lapangan kerja di Indonesia. Namun, meskipun memiliki kontribusi besar, keberlangsungan UMKM kerap terhambat oleh berbagai kendala. Menurut Perdani et al. (2018), tingkat kegagalan startup di dunia mencapai 90% yang salah satunya disebabkan oleh lemahnya pengelolaan dana dan pencatatan transaksi. Oleh karena itu, diperlukan sistem pengelolaan usaha yang baik, terutama dalam hal katalog produk, pelayanan, pemesanan, pembayaran, pengiriman, serta pencatatan transaksi. Saat ini, sebagian besar UMKM telah beralih ke sistem penjualan online, tetapi masih ada yang bergantung pada sistem offline, seperti UMKM Karang Taruna di Desa Simpang Abung, Lampung Utara, yang memproduksi olahan pisang. Keterbatasan pemasaran membuat jangkauan pasar belum maksimal. Karena itu, penelitian ini bertujuan merancang sistem informasi penjualan berbasis web menggunakan metode Extreme Programming untuk membantu UMKM meningkatkan efektivitas pemasaran, memperluas jangkauan konsumen, dan mendukung efisiensi operasional
References
[2] U. Nata, N. Singkong, M. Z. Tamam, Y. Fitrianto, and D. Rudjiono, “Perancangan Sistem Informasi Penjualan Berbasis Web Pada,” vol. 3, no. 3, pp. 1–10, 2024.
[3] A. G. Sumigar, S. C. Kumajas, and Q. C. Kainde, “E-Commerce Produk UMKM Kecamatan Ranoyapo Menggunakan Metode Extreme Programming,” pp. 10–17, 2022.
[4] I. Faizal, I. Nanda, D. Ariestiandy, and T. Ernawati, “Pengembangan Sistem Informasi Pengelolaan Keuangan Bagi Usaha Mikro Kecil dan Menengah ( UMKM ),” vol. 3, pp. 81–86, 2021, doi: 10.30865/json.v3i2.3590.
[5] A. Muiz and M. Y. Fauzi, “Implementasi Sistem E-Commece Berbasis Website Pada Usaha Micro Kecil Dan Menengah ( UMKM ) Jajanan Mak Ate Menggunakan Model Pengembangan Extreme Programming,” vol. 18, no. 1, pp. 83–95, 2025.
[6] K. Bonenehu, A. A. Kenap, and G. C. Rorimpandey, “Perancangan Aplikasi Manajemen dan Pengelolaan Data Koperasi dan UMKM Kota Kotamobagu Berbasis Website Menggunakan Metode Extreme Programming,” vol. 4, pp. 12157–12168, 2024.
[7] A. N. Albalkhi and R. Komalasari, “SisInfo Sistem Informasi Penjualan ( E-Commerce ) UMKM DANISA Collection SisInfo,” vol. 6, no. 1, pp. 34–43, 2024.
[8] D. Of and P. Village, “Pelayanan Desa Plawikan Dengan Metode Extreme Programming Development Of Plawikan Village ServicE,” vol. 12, no. 1, pp. 59–74, 2023.
[9] A. C. Praniffa, A. Syahri, F. Sandes, U. Fariha, and Q. A. Giansyah, “Jurnal Testing dan Implementasi Sistem Informasi Parkir Berbasis Web Black Box And White Box Testing Of Web-Based Parking,” vol. 1, no. 1, pp. 1–16, 2023.
[10] I. R. Budiman and D. Hamdani, “Implementasi Extreme Programming Pengembangan Aplikasi Akuntansi Menggunakan Laravel Framework,” vol. 19, no. April, pp. 48–57, 2025.
