Analisis Tingkat Kepuasan Pengguna Terhadap Aplikasi E-learning IAKN Ambon Menggunakan Metode Technology Acceptance Model (TAM)
Abstract
Penerapan teknologi dalam bidang pendidikan mampu meningkatkan efisiensi dan kualitas layanan. Namun keberhasilan penerapan teknologi tidak hanya ditentukan oleh kecanggihan sistem, melainkan juga oleh tingkat kepuasan pengguna terhadap teknologi tersebut. Kepuasan pengguna menjadi indikator utama yang mencerminkan sejauh mana teknologi dapat diterima, digunakan secara efektif, dan memberikan manfaat sesuai harapan. Oleh karena itu, memahami faktor-faktor yang mempengaruhi kepuasan pengguna sangat krusial untuk memastikan teknologi dapat berkontribusi secara optimal dalam mendukung proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kepuasan pengguna terhadap aplikasi e-learning di IAKN Ambon dengan menggunakan metode Technology Acceptance Model (TAM) berdasarkan dua faktor utama, yaitu persepsi kemudahan penggunaan (perceived ease of use) dan persepsi manfaat (perceived usefulness). Hasil penelitian menunjukkan bahwa semua indikator memiliki validitas dan reliabilitas yang baik, dengan nilai outer loadings di atas 0,7. Analisis model struktural mengungkapkan bahwa variabel persepsi kemudahan penggunaan dan persepsi manfaat berpengaruh signifikan terhadap sikap pengguna dan niat berperilaku dalam menggunakan aplikasi. Hubungan antar variabel dalam model menunjukkan pengaruh yang kuat dan signifikan terhadap kepuasan pengguna aplikasi e-learning. Penelitian ini menegaskan bahwa penerimaan teknologi melalui persepsi kemudahan dan manfaat sangat menentukan tingkat kepuasan pengguna aplikasi elearning IAKN Ambon.
References
[2] S. R. Natasia, Y. T. Wiranti, and A. Parastika, “Acceptance analysis of NUADU as e-learning platform using the Technology Acceptance Model (TAM) approach,” in Procedia Computer Science, 2021. doi: 10.1016/j.procs.2021.12.168.
[3] F. D. Davis, “Perceived Usefulness, Perceived Ease Of Use, And User Acceptance Of Information Technology,” MIS Q, vol. 13, no. 3, 1989, doi: 10.2307/249008.
[4] F. S. Rahayu, D. Budiyanto, and D. Palyama, “Analisis Penerimaan E-learning Menggunakan Technology Acceptance Model (Tam) (Studi Kasus: Universitas Atma Jaya Yogyakarta),” Jurnal Terapan Teknologi Informasi, vol. 1, no. 2, 2017, doi: 10.21460/jutei.2017.12.20.
[5] M. Mailizar, D. Burg, and S. Maulina, “Examining university students’ behavioural intention to use e-learning during the COVID-19 pandemic: An extended TAM model,” 2021. doi: 10.1007/s10639-021-10557-5.
[6] D. Sugiyono, P, Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. 2017.
[7] N. Zalfayana, “Analisis Pengaruh Kualitas Layanan Terhadap Kepuasan Dan Continuance Use Intention Pengguna E-Commerce Dengan Metode Servqual Dan Ecm,” J Sains & Teknologi, 2023.
[8] Notoadmodjo s, “Metodologi Penelitian Kesehatan,” 2010, Rineka Cipta, Jakarta.
[9] J. F. Hair, G. T. M. Jr., Hult, C. M. Ringle, and M. Sarstedt, “A primer on partial least squares structural equations modeling (PLS-SEM). Sage Publications,” Journal of Tourism Research, vol. 6, no. 2, 2021.
