Analisa Faktor yang Paling Mempengaruhi Persepsi Anti Korupsi Menggunakan Algoritma C4.5 (Studi Kasus: Badan Narkotika Nasional Kota Pematang Siantar)

  • STIKOM TUNAS BANGSA PEMATANGSIANTAR
Abstract viewed = 0 times
pdf (Bahasa Indonesia) downloaded = 0 times

Abstract

Kebijakan pembangungan Zona Integritas (ZI) menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) di tingkat unit/satuan kerja bertujuan untuk menemukan model praktik terbaik dari unit/satuan kerja yang berhasil mendapatkan predikat menuju WBK. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa faktor yang paling mempengaruhi persepsi anti korupsi di BNN Kota Pematangsiantar berdasarkan data hasil survey persepsi anti korupsi yang diberikan oleh para penerima layanan di BNN Kota Pematangsiantar. Metode yang dgunakan adalah Algoritma C4.5 untuk membangun pohon keputusan. Penelitian dilakukan dengan menggunakan pengujian Rapidminer dan mendapatkan akurasi sebesar 98,97%. Tujuan akhir dari proses analisa ini adalah untuk menentukan faktor yang paling mempengaruhi persepsi anti korupsi di BNN Kota Pematangsiantar yaitu tidak adanya pelayanan prosedur/kecurangan pelayanan sehingga BNN mendapat predikat bersih dari korupsi. Maka dapat dinyatakan bahwa aklgoritma C4.5 layak digunakan sebagai penentuan hasil keputusan yang baik dan peneliti berharap setelah mendapatkan hasil tersebut diharapkan kepada pihak BNN agar tetap mempertahankan predikat wilayah bersih dari korupsi (WBK) serta meningkatkan pelayanan yang bersih dari korupsi.

Published
2024-01-23
How to Cite
, ; , ; , . Analisa Faktor yang Paling Mempengaruhi Persepsi Anti Korupsi Menggunakan Algoritma C4.5 (Studi Kasus: Badan Narkotika Nasional Kota Pematang Siantar). Seminar Nasional Informatika (SENATIKA), [S.l.], jan. 2024. Available at: <https://www.ejournal.pelitaindonesia.ac.id/ojs32/index.php/SENATIKA/article/view/3790>. Date accessed: 16 feb. 2026.