Sistem Pendukung Keputusan Pemilihan Jenis Tanaman Pangan Berdasarkan Kondisi Tanah dengan Metode Moora

  • Irma Nuriati STMIK Kaputama Binjai
  • Budi Serasi Ginting STMIK Kaputama Binjai
  • Yani Maulita STMIK Kaputama Binjai
Abstract viewed = 0 times
PDF (Bahasa Indonesia) downloaded = 0 times

Abstract

Tanaman pangan adalah bagian dari kebutuhan dasar manusia. Konsumsi pangan yang aman dan bergizi merupakan prioritas untuk mewujudkan sumber daya manusia yang berkualitas.. Dalam pemilihan tanaman pangan berdasarkan kondisi tanah ini adalah salah satu cara untuk meningkatkan produktivitas dengan pengetahuan tentang kesusuaian tanaman pada kondisi lahan. Untuk Memberikan kemudahan kepada para petani untuk mendapatkan hasil keputusan dalam memilih jenis tanaman pangan yang sesuai dengan kondisi tanah serta menjadi pedoman bagi Dinas Ketahanan Pangna Dan Pertanian Kota Binjai. Oleh karena itu, di buatlah sebuah sistem pendukung keputusan pemilihan jenis tanaman pangan berdasarkan kondisi tanah dengan menggunakan metode MOORA,  Diantara tanaman pangan adalah kacang tanah,kacang hijau, jagung, dan padi, dari beberapa tanaman pangan tersebut akan dicocokan dengan enam kriteria tanah yaitu: Temperatut rerata (C°), Curah Hujan (mm), Kedalaman Tanah (cm), pH H2O, Kelembaban (%), Batuan di Permukaan. Dari enam kriteria itu akan dicocokan dengan kondisi lahan di Binjai Utara. Dengan cara mencocokan kesesuaian lahan berdasarkan kriteria tersebut maka akan lebih mempermudah petani dalam menentukan tanaman pangan apa yang cocok untuk lahan di daerah binjai utara dengan begitu maka hasil pertanian pada binjai utara akan lebih meningkat. Sistem pendukung keputusan merupakan suatu sistem yang dapat menyelesaikan masalah yang terjadi di dalam penentuan peringkat dengan cepat serta dapat mengetahui nilai tertinggi sampai terendah di dalam sebuah seleksi.  Dan metode MOORA ialah multiobjektif sistem pengoptimalan dua atau lebih atribut yang saling bertentangan secara bersamaan. Berdasarkan perhitungan metode MOORA, Maka hasil yang didapat adalah alternatif ke-3 (A3) dengan jenis tanaman pangan Jagung dengan nilai 0.5043.

References

[1] H. Jaya, H. Winata, and I. Mariami, “Sistem Pendukung Keputusan Kelayakan Pembuatan Jaringan Baru Instalasi Pipa Air Untuk Distribusi Masyarakat Pada PDAM Tirtanadi Menggunakan Metode Moora,” J. Teknol. Sist. Inf. dan Sist. Komput. TGD (J-SISKO TECH), vol. 3, no. 1, pp. 19–31, 2020.
[2] C. Fadlan, A. P. Windarto, and I. S. Damanik, “Penerapan Metode MOORA pada Sistem Pemilihan Bibit Cabai (Kasus: Desa Bandar Siantar Kecamatan Gunung Malela),” J. Appl. Informatics Comput., vol. 3, no. 2, pp. 42–46, 2019, doi: 10.30871/jaic.v3i2.1324.
[3] Kusrini, Konsep dan Aplikas Sistem Pendukung Keputusan. Yogyakarta: Andi, 2007.
[4] E. Pembangunan et al., “Share PDB sektor pertanian,” vol. 4, no. 3, pp. 281–290, 2019.
[5] L. Nababan and L. Sinambela, “Sistem Pendukung Keputusan Penentuan Kelayakan Bedah Rumah Keluarga Miskin Menggunakan Metode Moora,” J. Tek. Inform. Kaputama, vol. Vol.02, no. 2, pp. 20–27, 2018.
Published
2021-06-21
How to Cite
NURIATI, Irma; GINTING, Budi Serasi; MAULITA, Yani. Sistem Pendukung Keputusan Pemilihan Jenis Tanaman Pangan Berdasarkan Kondisi Tanah dengan Metode Moora. Seminar Nasional Informatika (SENATIKA), [S.l.], p. 286-294, june 2021. Available at: <https://www.ejournal.pelitaindonesia.ac.id/ojs32/index.php/SENATIKA/article/view/1172>. Date accessed: 28 july 2021.
Section
Articles