Sistem Pendukung Keputusan Penentuan Lokasi Pemasangan CCTV dengan Metode MOORA (Studi Kasus : Dinas Perhubungan Kota Binjai)

  • STMIK Kaputama
Abstract viewed = 0 times
PDF (Bahasa Indonesia) downloaded = 0 times

Abstract

Abstrak


Sistem pendukung keputusan didefinisikan sebagai sebuah sistem yang dimaksudkan untuk mendukung para pengambil keputusan manajerial dalam situasi situasi tertentu. Sistem pendukung keputusan dimaksudkan untuk menjadi alat bantu bagi para pengambil keputusan untuk memperluas kapabilitas mereka, namun tidak untuk menggantikan penilaian mereka. Dinas Perhubungan Kota Binjai mempunyai banyak tugas dalam membantu Walikota dalam melaksanakan urusan di bidang perhubungan  berdasarkan asas otonomi dan tugas pembantuan, salah satunya adalam menentukan lokasi untuk dipasang CCTV (Closed Circuit Television). Penentuan lokasi pemasangan tersebut  haruslah sesuai dengan kriteria yang telah ditentukan dan harus dilakukkan secara selektif, salah satunya dengan metode sistem pendukung keputusan. Salah satu metode dalam pemilihan keputusan dalah metode Multi-Objective Optimization by Ratio Analysis Atau biasa disingkat dengan metode MOORA. Metode MOORA adalah metode yang memiliki perhitungan dengan kalkulasi yang minimum dan sangat sederhana. Dari penelitian yang dilakukan dengan metode MOORA didapatkan bahwa L1 dengan nilai optimasi 0.29235 dan menjadi lokasi pemasangan yang layak untuk dipasangi CCTV (Closed Circuit Television) dari 6 alternatif data lokasi yang dianalisa.

Published
2021-06-21
How to Cite
, . Sistem Pendukung Keputusan Penentuan Lokasi Pemasangan CCTV dengan Metode MOORA (Studi Kasus : Dinas Perhubungan Kota Binjai). Seminar Nasional Informatika (SENATIKA), [S.l.], june 2021. Available at: <https://www.ejournal.pelitaindonesia.ac.id/ojs32/index.php/SENATIKA/article/view/1146>. Date accessed: 16 feb. 2026.
Section
Articles