Sistem Pendukung Keputusan Penentuan Lokasi Pemasangan CCTV dengan Metode MOORA (Studi Kasus : Dinas Perhubungan Kota Binjai)

  • Ulmi Layla Sari STMIK Kaputama
Abstract viewed = 0 times
PDF (Bahasa Indonesia) downloaded = 0 times

Abstract

Abstrak


Sistem pendukung keputusan didefinisikan sebagai sebuah sistem yang dimaksudkan untuk mendukung para pengambil keputusan manajerial dalam situasi situasi tertentu. Sistem pendukung keputusan dimaksudkan untuk menjadi alat bantu bagi para pengambil keputusan untuk memperluas kapabilitas mereka, namun tidak untuk menggantikan penilaian mereka. Dinas Perhubungan Kota Binjai mempunyai banyak tugas dalam membantu Walikota dalam melaksanakan urusan di bidang perhubungan  berdasarkan asas otonomi dan tugas pembantuan, salah satunya adalam menentukan lokasi untuk dipasang CCTV (Closed Circuit Television). Penentuan lokasi pemasangan tersebut  haruslah sesuai dengan kriteria yang telah ditentukan dan harus dilakukkan secara selektif, salah satunya dengan metode sistem pendukung keputusan. Salah satu metode dalam pemilihan keputusan dalah metode Multi-Objective Optimization by Ratio Analysis Atau biasa disingkat dengan metode MOORA. Metode MOORA adalah metode yang memiliki perhitungan dengan kalkulasi yang minimum dan sangat sederhana. Dari penelitian yang dilakukan dengan metode MOORA didapatkan bahwa L1 dengan nilai optimasi 0.29235 dan menjadi lokasi pemasangan yang layak untuk dipasangi CCTV (Closed Circuit Television) dari 6 alternatif data lokasi yang dianalisa.

References

[1] F. I.-R. P. Computer, “Sistem Pendukung Keputusan Penerimaan Jurnalis Menerapkan MultiObjective Optimization On The Basis Of Ratio Analysis (MOORA),” JURIKOM (Jurnal Ris. Komputer), 2018, doi: 10.31227/osf.io/ehksf.
[2] H. Pohan and D. E. Sinaga, “Penerapan Metode Moora Dalam Menentukan Parfume Terbaik Berdasarkan Kepribadian,” KESATRIA J. Penerapan Sist. Inf. (Komputer Manajemen), vol. 1, no. 2, 2020, doi: 10.30645/kesatria.v1i2.21.
[3] Nurhasanah, “Pendukung Keputusan Penentuan Penerima Beasiswa Menggunakan Metode Smart ( Simple Multi Attribute Rating Technique ),” Maj. Ilm. INTI, 2017.
[4] H. Sibyan, “Implementasi Metode SMART pada Sistem Pendukung Keputusan Penerima Beasiswa Sekolah,” J. Penelit. dan Pengabdi. Kpd. Masy. UNSIQ, 2020, doi: 10.32699/ppkm.v7i1.1055.
[5] S. Wibowo and S. Budirahardjo, “Multi-Objective Optimization on The Basis by Ratio Analysis Method Sebagai Sistem Pendukung Keputusan Penerimaan Asisten Laboratorium (Studi Kasus Prodi Teknik Sipil Universitas PGRI Semarang),” J. Transform., vol. 17, no. 1, 2019.
[6] S. W. Sari and B. Purba, “Sistem Pendukung Keputusan Pemilihan Ketua Danru Terbaik Menggunakan Metode ARAS,” Semin. Nas. Teknol. Komput. Sains SAINTEKS 2019, 2019.
[7] I. G. Hendrayana and G. S. Mahendra, “Perancangan Metode AHP-MOORA Pada Sistem Pendukung Keputusan Pemilihan Paket Wisata,” Pros. Semin. Nas. Pendidik. Tek. Inform. Ke-10, vol. 1, no. 1, 2019.
[8] S. Ramadani, H. Khair, and S. D. Bangun, “Sistem Pendukung Keputusan Pemilihan Lahan Pertanian yang Tepat untuk Meningkatkan Hasil Panen Cabai Menggunakan Metode MOORA,” J. Inform. Kaputama, vol. 4, no. 2, 2020.
[9] I. Hidayatulloh and M. Z. Naf’an, “Metode Moora Dengan Pendekatan Price-Quality Ratio Untuk Rekomendasi Pemilihan Smartphone,” J. SINTAK, 2017.
Published
2021-06-21
How to Cite
SARI, Ulmi Layla. Sistem Pendukung Keputusan Penentuan Lokasi Pemasangan CCTV dengan Metode MOORA (Studi Kasus : Dinas Perhubungan Kota Binjai). Seminar Nasional Informatika (SENATIKA), [S.l.], p. 123-133, june 2021. Available at: <https://www.ejournal.pelitaindonesia.ac.id/ojs32/index.php/SENATIKA/article/view/1146>. Date accessed: 28 july 2021.
Section
Articles