ANALISIS PENGARUH KINERJA KEUANGAN TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI PROVINSI RIAU DENGAN BELANJA MODAL SEBAGAI VARIABEL PEMODERASI
Abstract
The aims of this study are to determine whether there is influence between financial performance as measured by the ratio of fiscal independence, effectiveness and efficiency of regional finance ratios to economic growth. The economic growth was measured by using a ratio of GDP growth. The study also seeks to prove whether there is a moderating effect arising between the interaction of Capital Expenditure and financial performance to the economic growth. This research is quantitative descriptive where data used are secondary data obtained from the budget of Riau Province and LRA Riau Province over the last 10 years ie from 2006 to 2015. Data were analyzed using multiple linear regression analysis and to test the moderating effects used Moderated Analysis Regression (MRA). The results showed that in the last ten years (2006-2015) Fiscal Independence and Financial Efficiency does not significantly influence to economic growth while the financial effectiveness significantly influence to Economic Growth in Riau Province. In addition, the ratio of Capital Expenditure on regional expenditure can not be used as a moderating variable in this study because the ratio of Capital Expenditure can not strengthen the links between the Fiscal Independence, Effectiveness and Efficiency of Finance to Economic Growth in Riau Province.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh antara kinerja keuangan yang diukur melalui rasio kemandirian fiskal, rasio efektifitas dan efisiensi keuangan daerah terhadap pertumbuhan ekonomi.Adapun pertumbuhan ekonomi diukur dengan menggunakan rasio pertumbuhan PDRB.Penelitian ini juga berupaya untuk membuktikan apakah terdapat efek moderasi yang ditimbulkan antara interaksi Belanja Modal dan kinerja keuangan terhadap pertumbuhan ekonomi tersebut.Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif dimana data yang digunakan adalah data sekunder yang diperoleh dari APBD Provinsi Riau dan LRA Provinsi Riau selama 10 tahun terakhir yaitu dari tahun 2006 sampai dengan 2015. Analisis data menggunakan analisis regresi linear berganda dan untuk menguji efek moderasi digunakan Moderated Analysis Regression (MRA).Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam sepuluh tahun terakhir (2006-2015) Kemandirian Fiskal dan Efisiensi Keuangan tidak berpengaruh signifikan terhadap Pertumbuhan Ekonomi sedangkan Efektifitas Keuangan berpengaruh signifikan terhadap Pertumbuhan Ekonomi di Provinsi Riau. Selain itu, Rasio Belanja Modal terhadap Belanja Daerah tidak dapat dijadikan variabel moderasi dalam penelitian ini karena rasio Belanja Modal ini tidak dapat memperkuat hubungan antara Kemandirian Fiskal, Efektifitas dan Efisiensi Keuangan terhadap Pertumbuhan Ekonomi di Provinsi Riau.
References
Ardila, Isna & Ayu Anindya Putri. 2015. Analisis Kinerja Keuangan Dengan Pendekatan Value For Money Pada Pengadilan Negeri Tebing Tinggi. Jurnal Riset Akuntansi dan Bisnis Volume 15 No. 1/ Maret 2015.
Astuti, Wuku. 2015. Analisis Pengaruh Kinerja Keuangan Terhadap Pertumbuhan Ekonomi Dan Dampaknya Terhadap Pengangguran Dan Kemiskinan (Studi Pada Kabupaten Dan Kota Di Pulau Jawa Periode 2007-2011). Jurnal EBBANK, Vol. 6, No. 1. 1-18.
Badan Pusat Statistik. 2016. Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Tahun 2015.Berita Resmi Statitik No. 16/02/Th.XIX, 05 Februari 2016.
Badan Pusat Statistik. 2015. Riau Dalam Angka. Badan Pusat Statistik Provinsi Riau. Pekanbaru.
Bastian, Indra. 2006. Akuntansi Sektor Publik. Penerbit BPFE, Universitas Gajah Mada, Yogyakarta.
Ginting, Ari Mulianta dan Rasbin.2010. Pengaruh Pertumbuhan Ekonomi Terhadap Tingkat Kemiskinan Di Indonesia Sebelum Dan Setelah Krisis.Jurnal Ekonomi dan Kebijakan Publik Vol.2 (1).
Halim, Abdul. 2004. Bunga Rampai Manajemen Keuangan Daerah.UPP AMP YKPN Yogyakarta.
Mardiasmo, (2002). Akuntansi Sektor Publik. Yogyakarta, Penerbit Andi.
Muda, Iskandar. Variabel yang Mempengaruhi Fiscal Stress Pada Kabupaten/Kota Sumatera Utara.Jurnal Keuangan & Bisnis.Volume 4 No. 1, Maret 2012.
Putra, Agus Purnomo Adi dan Ni Gusti Putu Wirawati,. 2015. Penilaian Kinerja Berbasis Value For Money Atas Penerimaan Pendapatan Asli Daerah Kabupaten Tabanan. E-jurnal Akuntansi Universitas Udayana. 11.1 (2015): 252-268.
Rubby, Ikhwanul. 2015. BPS: Pertumbuhan Ekonomi Riau Mengalami Pertumbuhan Negatif. Diunduh tanggal 9 September 2016.http://pekanbaru.tribunnews.com/2015/05/05/bps-pertumbuhan-ekonomi-riau-mengalami-pertumbuhan-negatif.
Rusydi, Bahrul Ulum. 2010. Analisis Determinan Kinerja Keuangan Pemerintah Daerah Dan Deteksi Ilusi Fiskal. Universitas Dipenogoro, Semarang.
Sukarni, Ni Wayan dan IGA Nyoman Budiasih. 2016. Alokasi Belanja Modal Sebagai Pemoderasi Pengaruh Kinerja Keuangan Pada Pertumbuhan Ekonomi Kabupaten/Kota di Provinsi Bali. E-Jurnal Ekonomi dan Bisnis Universitas Udayana 5.3 (2016) : 545-572
Sukirno, Sadono. 2008. Makro Ekonomi Teori Pengantar. Jakarta: PT Raja Grafindo Perkasa.
Sularso dan Restianto. 2011. Pengaruh Kinerja Keuangan Terhadap Alokasi Belanja Modal dan Pertumbuhan Ekonomi Kabupaten/Kota Di jawa Tengah. Universitas Jendral Soedirman, Purwokerto.
Suwandi, Kurni Adi, dan Tahar.2015. Pengaruh Kinerja Keuangan Terhadap Pertumbuhan Ekonomi Daerah Dengan Alokasi Belanja Modal Sebagai Variabel Intervening (Studi Pada Pemerintah Kabupaten/Kota D.I. Yogyakarta).Jurnal InFestasi Vol. 11, No. 2.118-136.
Syafrial. 2009. Pengaruh Ketepatan Skedul Penyusunan Anggaran, Kejelasan Sasaran Anggaran, dan Partisipasi Penyusunan Anggaran terhadap Kinerja Manajerial SKPD pada Pemerintah Kabupaten Sarolangun.Tesis. Sekolah Pascasarjana Universitas Sumatera Utara.


