Implementasi Naïve Bayes Untuk Mendeteksi Kerusakan Alat Berat Di PT. Kalimantan Inti Maju

Penulis

  • Rendy Khonelius Institut Bisnis Dan Teknologi Pelita Indonesia Pekanbaru
  • Gustienti edina

DOI:

https://doi.org/10.35145/jmapteksi.v7i3.4136

Kata Kunci:

Kerusakan Alat Berat, Certainty Factor, Naive Bayes, Black Box

Abstrak

sa

lah satu permasalahan utama yang dihadapi oleh teknisi dan operator alat berat yaitu membutuhkan waktu kurang lebih 2 minggu untuk dapat mengidentifikasi kerusakan alat berat tersebut. Tidak semua teknisi dan operator alat berat memiliki keterampilan yang memadai dalam mengidentifikasi kerusakan alat berat. Penelitian ini mengusulkan solusi dengan mengaplikasikan konsep sistem pakar untuk mendiagnosa kerusakan alat berat dengan menggunakan metode Naïve Bayes dan Certainty Factor. Metode Naïve Bayes digunakan untuk menentukan jenis kerusakan alat berat. Certainty Factor digunakan untuk mengetahui nilai keyakinan dalam bentuk persen dari jenis kerusakan yg sudah ditentukan dengan metode Naïve Bayes. Dengan menggabungkan metode Naïve Bayes dan Certainty Factor, sistem pakar kerusakan alat berat dapat memberikan hasil diagnosa yang lebih andal dan dapat diandalkan. Berdasarkan hasil penelitian ini bahwa dari 5 gejala kerusakan alat berat yang telah dipilih oleh user didapatkan nilai Naïve Bayes sebesar 8,23975E-05 dengan jenis kerusakan transmisi, yang dimana ini merupakan jenis kerusakan tertinggi dan dari perhitungan dengan menggunakan metode Certainty Factor didapatkan nilai keyakinan dari jenis “Kerusakan Transmisi” sebesar 66%.

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Referensi

[1] Anto, A., Sinawati, S., & Puji, A. T. (2022). Diagnosa Kerusakan Pada Alat Berat Menggunakan Metode Forward Chaining. Sebatik, 26(2), 489–494. https://doi.org/10.46984/sebatik.v26i2.2070
[2] Gustientiedina et al., 2019. Penerapan Naïve Bayes untuk Memprediksi Tingkat Kepuasan Mahasiswa Terhadap Pelayanan Akademis. Jurnal Infomedia Vol. 2 No. 4 Desember 2019 https://e-jurnal.pnl.ac.id/infomedia/article/view/1892/1658
[3] Rofiqoh, S., Kurniadi, D., & Riansyah, A. (2020). Sistem Pakar Diagnosa Penyakit Pada Tanaman Karet Menggunakan Metode Forward Chaining. Rancang Bangun E-CRM Pada Pasar Murah Solo, 1(1), 54–60.
[4] Agus Surya, M., Saripurna, D., & Taufik, F. (2021). Detection Analisys System Untuk Mengidentifikasi Kerusakan Mesin Excavator Pada PT. Andalan Menggunakan Metode Teorema Bayes Keyword: Detection Analisys System Metode Teorema Bayes Excavator. Jurnal CyberTech, 4(4), 1–12.
[5] Heri Wibowo, A., Setiowati, S., Sugiarto, A., Sujai, L., Teknologi dan Informatika universitas Mathla, F., & Anwar Banten, ul. (2022). Sistem Pakar Menganalisis Kerusakan Alat Berat Jumbo Drill dengan Menggunakan Metode Forward Chaining di PT. Cibaliung Sumber Daya Berbasis Web. 11(1), 2022.
[6] Wahid, A. A. (2020). Analisis Metode Waterfall Untuk Pengembangan Sistem Informasi. Jurnal Ilmu-Ilmu Informatika Dan Manajemen STMIK, November, 1–5.

Diterbitkan

2026-06-14

Terbitan

Bagian

Articles