Tingkat Kepuasan Mahasiswa Dalam Pemanfaatan Chatgpt Untuk Tugas Akademik
DOI:
https://doi.org/10.35145/jmapteksi.v8i1.5853Keywords:
Kepuasan Pengguna, ChatGPT, Mahasiswa Ilmu PerpustakaanAbstract
Penelitian ini mengkaji mengenai tingkat kepuasan pengguna dalam memanfaatkan ChatGPT untuk kepentingan akademik menggunakan metode kuantitatif deskriptif dan mahasiswa aktif Program Studi Ilmu Perpustakaan UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta yang pernah mengakses ChatGPT sebagai responden penelitian. Model yang digunakan untuk mengukur tingkat kepuasan dalam penelitian ini adalah model End User Computing Satisfaction (EUCS) yang dikemukakan oleh Doll &Torkzadeh pada tahun 1988 dengan lima variabel antara lain variabel isi, variabel ketepatan, variabel bentuk, variabel kemudahan penggunaan, dan variabel ketepatan waktu. Berdasarkan hasil temuan di lapangan, tingkat kepuasan pengguna ChatGPT dalam hal ini mahasiswa Ilmu Perpustakaan tergolong dalam kategori sangat puas dengan skor persentase sebesar 77,5%. Adapun hasil persentase dari kelima variabel termasuk dalam kategori puas dan sangat puas. Variabel yang memperoleh skor persentase paling rendah adalah variabel ketepatan dengan 70,05% termasuk dalam kategori puas sedangkan variabel yang memperoleh skor persentase tertinggi adalah variabel kemudahan penggunaan dengan 83,00% termasuk dalam kategori sangat puas.
Downloads
References
[1] W. Delone and E. McLean, “The DeLone and McLean Model of Information Systems Success: A Ten-Year Update,” Journal of Management Information Systems, vol. 19, no. 4, pp. 9–30, Apr. 2003, doi: 10.1080/07421222.2003.11045748.
[2] W. J. Doll and G. Torkzadeh, “The Measurement of End-User Computing Satisfaction,” MIS Quarterly, vol. 12, no. 2, p. 259, Jun. 1988, doi: 10.2307/248851.
[3] L. G. F. A. Rabbani, “Pengukuran Tingkat Kepuasan Pengguna Google Scholar Berdasarkan Komponen EUCS (Studi Kasus Mahasiswa Ilmu Perpustakaan UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta Angkatan 2019),” 2023.
[4] W. Asmita and W. Fitriani, “Jurnal Mahasiswa BK An-Nur : Berbeda, Bermakna, Mulia Volume 8 Nomor 3 Tahun 2022 Tersedia Online: https://ojs.uniska-bjm.ac.id/index.php/AN-NUR p-ISSN. 2460-9722 | e-ISSN. 2622-8297,” vol. 8, 2022.
[5] Hevner, March, Park, and Ram, “Design Science in Information Systems Research,” MIS Quarterly, vol. 28, no. 1, p. 75, 2004, doi: 10.2307/25148625.
[6] R. Sahabuddin, Manajemen Pemasaran Jasa: Upaya Untuk Meningkatkan Kepuasan Nasabah Pada Industri Perbankan. Pustaka Taman Ilmu, 2019.
[7] H. Irnandianis, “Pengukuran Kepuasan Pengguna Aplikasi KUBUKU Pada Perpustakaan STIKES Notokusumo Yogyakarta Berdasarkan Komponen EUCS,” 2023.
[8] A. Swankar, Artificial Intelligence Based Optimization Techniques: A Review,‘Intelligent Computing Techniques for Smart Energy Systems. Lecture Notes in Electrical Engineering, 2020.
[9] K. R. Ririh, N. Laili, A. Wicaksono, and S. Tsurayya, “STUDI KOMPARASI DAN ANALISIS SWOT PADA IMPLEMENTASI KECERDASAN BUATAN (ARTIFICIAL INTELLIGENCE) DI INDONESIA,” J@ti Undip: Jurnal Teknik Industri, vol. 15, no. 2, pp. 122–133, Jun. 2020, doi: 10.14710/jati.15.2.122-133.
[10] T. Baker, N. Anissa, and L. Smith, “Educ-AI-tion rebooted? Exploring the future of artificial intelligence in schools and colleges,” nesta. Accessed: Dec. 18, 2024. [Online]. Available: https://www.nesta.org.uk/report/education-rebooted/
[11] “openai.com.” Accessed: Sep. 24, 2025. [Online]. Available: https://openai.com/id-ID/research/
[12] F. Aiman and K. Imas, “Tantangan Penggunaan ChatGPT dalam Pendidikan Ditinjau dari Sudut Pandang Moral,” Edukatif: Jurnal Ilmu Pendidikan, vol. 5(1), 2023.
[13] S. Serdianus and T. Saputra, “PERAN ARTIFICIAL INTELLIGENCE CHATGPT DALAM PERENCANAAN PEMBELAJARAN DI ERA REVOLUSI INDUSTRI 4.0,” MISP, vol. 3, no. 1, pp. 1–18, Jun. 2023, doi: 10.34307/misp.v3i1.100.
[14] S. W. Sarwono, Perbedaan Antara Pemimpin dan Aktivis dalam Gerakan Protes Mahasiswa, 1st ed. Jakarta: Bulan Bintang, 1978.
[15] Sugiyono, Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta, 2017.


