PENGARUH NON-PERFORMING LOAN DAN CAPITAL ADEQUACY RATIO TERHADAP PERTUMBUHAN PENYALURAN KREDIT

Studi Kasus pada Bank Umum Swasta Nasional yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Periode 2016- 2020

Authors

  • Ashri Fakhira Universitas Jenderal Achmad Yani
  • Purwanto Purwanto Universitas Jenderal Achmad Yani

DOI:

https://doi.org/10.35145/kurs.v7i2.1985

Keywords:

Non Performing Loan, Capital Adequacy Ratio, Pertumbuhan Penyaluran Kredit, Growth of Credit Distribution

Abstract

Credit distribution is the main activity of banks, in channeling credit banks must pay attention to factors that affect credit. This study aims to determine the effect of Non-Performing Loans and Capital Adequacy Ratio on the Growth of Credit Distribution Case Studies at National Private Commercial Banks Listed on the Indonesia Stock Exchange for the 2016-2020 period. Quantitative research methods with associative descriptive research type’s with secondary data. The sample in this study is the National Private Commercial Banks Listed on the Indonesia Stock Exchange for the 2016-2020 period, as many as 31 banks. The data analysis methods used is the classical assumption test and multiple linear regression analysis with SPSS 26 programs. The results of this study indicate that Non-Performing Loans and Capital Adequacy Ratios each have an effect on the growth of lending. The results of this study as well. Simultaneously shows that the Non-Performing Loan and Capital Adequacy Ratio jointly affect the Growth of Credit Distribution.

Penyaluran kredit merupakan kegiatan utama bank, dalam menyalurkan kreditnya bank harus memperhatikan faktor-faktor yang mempengaruhi kredit. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh dari Non Performing Loan dan Capital Adequacy Ratio terhadap Pertumbuhan Penyaluran Kredit Studi Kasus pada Bank Umum Swasta Nasional yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Periode 2016-2020. Metode penelitian kuantitatif dengan jenis penelitian deskriptif asosiatif dengan data sekunder. Sampel pada penelitian ini yaitu Bank Umum Swasta Nasional yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Periode 2016-2020 yaitu sebanyak 31 bank. Metode Analisis data yang digunakan yaitu uji asumsi klasik dan analisis regresi linear berganda dengan bantuan program SPSS 26. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa secara parsial menunjukkan bahwa Non Performing Loan dan Capital Adequacy Ratio masing-masing berpengaruh terhadap Pertumbuhan Penyaluran Kredit. Hasil penelitian ini juga. Secara simultan menunjukan bahwa Non Performing Loan dan Capital Adequacy Ratio secara bersama-sama berpengaruh terhadap Pertumbuhan Penyaluran Kredit.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Amelia, K., & Murtiasih, S. (2017). Analisis Pengaruh DPK, LDR, NPL dan CAR Terhadap Jumlah Penyaluran Kredit pada PT. Bank QNB Indonesia, Tbk Periode 2005 - 2014. Jurnal Ilmiah Ekonomi Bisnis, 22(1), 97059.
Bank Indonesia. (2012). Kodifikasi Penilaian Tingkat Kesehatan Bank.
Darmawan, G. A. S., Wahyuni, M. A., & Atmadja, A. T. (2017). Pengaruh Capital Adequacy Ratio (CAR), Non Performing Loan (NPL), Produk Domestik Bruto (PDB), dan Return on Asset (ROA) terhadap Penyaluran Kredit Perbankan (Studi Empiris pada Perusahaan Perbankan yang Terdaftar di BEI Periode 2013 - 2015. S1 Ak Universitas Pendidikan Ganesha, 1(2), ISSN: 2460-0585.
Ghozali, I. (2021). Aplikasi Analisis Multivariate dengan Program IBMM SPSS 26 (10 ed.). Semarang: Badan Penerbit Universitas Diponegoro.
Gurley, J. G., & Shaw, E. S. (1956). Financial Intermediaries and the Saving-Investment Process. The Journal of Finance, 11(2), 257–276. https://doi.org/10.2307/2976705
Hasanah, Y., & Busneti, I. (2016). Pengaruh Kinerja Perbankan Terhadap Jumlah Penyaluran Kredit Atau Pembiayaan Pada Bank Konvensional Dan Syariah. Media Ekonomi, 24(2), 101. https://doi.org/10.25105/me.v24i2.3797
Hery. (2016). Analisis Laporan Keuangan (Integrated). Jakarta: PT Grasindo. Tersedia dari: Gramedia Digital. Hery. (2019). Manajemen Perbankan. Jakarta: PT Grasindo.
Hery. (2020). Dasar-Dasar Perbankan. Jakarta: PT Grasindo.
Indonesia, I. B. (2018). Bisnis Kredit Perbankan. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama.
Jensen, M. C., & Meckling, W. H. (1976). Theory of the firm: Managerial behavior, agency costs and ownership structure. Journal of Financial Economics, 3(4), 305–360. https://doi.org/10.1016/0304-405X(76)90026-X Kurniati, E. R. E. P. (2020). Pengaruh NPL, CAR, ROA dan BI Rate terhadap Penyaluran Kredit pada Bank Umum yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Periode 2014-2016. MEDIKONIS: Jurnal Media
Komunikasi dan Bisnis https://tambara.e-journal.id/medikonis/index, 11(2), 71–84.
Melinda, V., Velicia, V., Lau, K., & Khairani, R. (2021). Pengaruh Dana Pihak Ketiga, Capital Adequacy Ratio, Non Performing Loan Dan Tingkat Suku Bunga terhadap Penyaluran Kredit Bank Umum yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Jurnal Ilmiah Universitas Batanghari Jambi, 21(1), 34. https://doi.org/10.33087/jiubj.v21i1.1183
Novellno, A. (2021). Imbas Corona, Kredit Bank Turun 2,41 Persen pada 2020. CNN Indonesia. https://www.cnnindonesia.com/ekonomi/20210115214028-78-594443/imbas-corona-kredit-bank-turun- 241-persen-pada-2020
OJK. (2017). Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No 15/POJK.03/2017. Otoritas Jasa Keuangan, 7. https://www.ojk.go.id/id/kanal/perbankan/regulasi/peraturan-ojk/Documents/Pages/POJK-tentang- Penetapan-Status-dan-Tindak-Lanjut-Pengawasan-Bank-Umum/SAL POJK 15 Exit Policy Bank Umum.pdf
Okezone, E. (2020). 3 Penyebab Pertumbuhan Kredit Perbankan Kian Loyo. https://economy.okezone.com/read/2020/09/28/320/2284871/3-penyebab-pertumbuhan-kredit-perbankan- kian-loyo
Otoritas Jasa Keuangan. (2016). POJK No. 6/POJK.03/2016. Kegiatan Usaha dan Jaringan Kantor Berdasarkan Modal Inti Bank, 1–29. www.ojk.go.id
Otoritas Jasa Keuangan. (2017). Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan Nomor 14/SEOJK.03/2017 Tentang Penilaian Tingkat Kesehatan Bank Umum. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan, 33.
Putri, Y. M. W. &, & Akmalia, A. (2016). Pengaruh CAR, NPL, ROA dan LDR Terhadap Penyaluran Kredit Pada Perbankan. Journal Balance, XIII(2), 82–93, ISSN Print: 1693-9352, e-ISSN: 2614-820X.
Rizki Amalia, K. (2018). Analisis Pengaruh Variabel Internal Bank Dan Kebijakan Moneter Terhadap Penyaluran Kredit Perbankan Pada Busn Devisa Dan Busn Non Devisa Periode Tahun 2012-2016. Jurnal Ilmu Manajemen (JIM), 6(4), 515–530.
Spence, M. (1973). Job Market Signaling. The Quarterly Journal of Economics, 87(3), 355–374. https://doi.org/10.2307/1882010
Sugiyono. (2017). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Penerbit Alfabeta.
Sugiyono. (2019). Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D (Edisi Kedu). Bandung: Alfabeta.
UU RI, N. 10 T. 1998. (1998). Undang-Undang RI No. 10 Tahun 1998 tentang Perbankan. Lembaran Negara Republik Indonesia, 182. http://www.bphn.go.id/data/documents/98uu010.pdf
Yasa, G. W., & Setyawan, I. G. N. D. (2011). Pengaruh Pertumbuhan Aktiva Produktif Dan Dana Pihak Ketiga Pada Kinerja Operasional Lembaga Perkreditan Desa Di Kabupaten Tabanan.

Published

2022-12-29