PENGARUH PENDAPATAN ASLI DAERAH DAN DANA ALOKASI UMUM TERHADAP BELANJA MODAL PADA KABUPATEN/KOTA DI PROVINSI RIAU

Authors

  • Fadrul Fadrul STIE Pelita Indonesia
  • Eka Pariani STIE Pelita Indonesia

Keywords:

Local Revenue, General Allocation Fund, Capital Expenditure, Pendapatan Asli Daerah, Dana Alokasi Umum, Belanja Modal

Abstract

The purpose of this study is to analyze the effects caused by the variable of Original Regional Income and General Allocation Fund on Capital Expenditure at Regency / City in Riau Province. Sampling technique in this research using purposive sampling technique. The population in this study consists of 10 districts and 2 cities in Riau Province. With observation period of research for 3 years, that is 2013 - 2015. The method of analysis used in this research is multiple linear regression analysis with the help of SPSS Program. From the results of research that has been done, simultaneous regression test (Test F) shows that overall has a significant significance to the dependent variable (Capital Expenditure). Partial regression test (T test) does not show significant influence to Dependent Variable (Capital Expenditure) and General Allocation Fund. Breathing Influence in effect (R2) by both variables. Show the influence of 52,30% to working capital.

Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh yang ditimbulkan oleh variabel Pendapatan Asli Daerah dan Dana Alokasi Umum terhadap Belanja Modal Pada Kabupaten/ Kota di Propinsi Riau. Teknik pengambilan sample dalam penelitian ini menggunakan teknik metode purposive sampling. Populasi dalam penelitian ini terdiri dari 10 Kabupaten dan 2 Kota di Propinsi Riau. Dengan periode pengamatan penelitian selama 3 tahun, yaitu 2013 – 2015. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis regresi  linear berganda dengan bantuan Program SPSS. Dari hasil penelitian yang telah dilakukan, uji Regresi simultan (Uji F) menunjukan bahwa seluruh variabel independen (Pendapatan Asli Daerah dan Dana Alokasi Umum) memiliki pengaruh yang signifikan terhadap variabel dependen (Belanja Modal). Uji regresi Parsial (Uji T) menunjukan Bahwa Variabel Independen (Pendapatan Asli Daerah) tidak memiliki pengaruh yang signifikan terhadap Variabel Dependen (Belanja Modal) dan Dana Alokasi Umum terdapat Pengaruh yang signifikan terhadap Belanja Modal. Besarnya pengaruh yang di timbulkan (R2) oleh kedua variabel independen menunjukan bahwa pertumbuhan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan Dana Alokasi Umum (DAU) memberikan pengaruh sebesar 52,30%  terhadap belanja modal.

Downloads

Download data is not yet available.

Author Biography

Fadrul Fadrul, STIE Pelita Indonesia

Akuntansi

References

Amrozi, Akhmad Imam.2013. Pengaruh Dana Alokasi Umum (DAU) dan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Terhadap Alokasi Belanja Pemerintah Daerah. Jurnal Ilmu & Riset Akuntansi Vol. 2 No. 9. Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Indonesia (STIESIA) Surabaya.
Arwati Dini, Novita Hadiati.2013. Pengaruh Pertumbuhan Ekonomi, Pendapatan Asli Daerah dan Dana Alokasi Umum Terhadap Pengalokasian Anggaran Belanja Modal pada Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota di Propinsi Jawa Barat. Seminar Nasional Teknologi Informasi & Komunikasi Terapan 2013 (Semantik 2013). ISBN: 979-26-0266-6.
Felix, Olurankinse. 2012. Analysis of the effectiveness of capital expenditure budgeting in the local government system of Ondo State, Nigeria. Journal of Accounting and Taxation, 4(1), pp: 1-6.
Halim, Abdul. 2008. Bunga Rampai Manajemen Keuangan Daerah. UPP-AMP YKPN. Yogyakarta.
Jolianis. 2016. Analisis Pengaruh PAD, DAU dan DAK Terhadap Kemiskinan Pada Kabupaten/Kota Di Provinsi Sumatera Barat Dengan Pertumbuhan Ekonomi Sebagai Variabel Intervening, Journal of Economic and Economic Education, Vol.4, No. 2, Hal. 34-57.
Kawedar, Warsito, Abdul Rohman, dan Sri Handayani. 2007. Akuntansi Sektor Publik: Pendekatan Penganggaran Daerah dan Akuntansi Keuangan Daerah. UNDIP. Semarang.
Mardiasmo. 2007. Otonomi dan Manajemen Keuangan Daerah. Andi. Yogyakarta.
Mentayani. 2013. Pengaruh Pendaptan Asli Daerah Dana Alokasi Umum Dan Sisa Lebih Pembiayaan anggaran Terhadap Belanja Modal Pada Kota Dan Kabupaten di Pulau Kalimantan.Jurnal InFestasi Vol. 9 No. 2 Desember 2013 91-102.
Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 59. 2007. Perubahan atas Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 13 Tahun 2006 Tentang Pedoman Pengelolaan Keuangan Daerah.
Riduawan & Kuncoro, 2010, Metode Kuantitatif : Teori Dan Aplikasi Untuk Bisnis Dan Ekonomi. Edisi Kelima. UUP STIM YKPN. Yogyakarta
Saragih, Juli, Panglima, 2008, Desentralisasi Fiskal dan Keuangan Daerah dalam Otonomi. Ghalia Indonesia, Jakarta.
Sarjono, Haryadi dan Winda Julianita, 2011. SPSS vs LISREL: Sebuah Pengantar Aplikasi untuk Riset. Salemba Empat. Jakarta
Stine, W. Oates, 2009, Fiscal Decentralization and Economic Growth in China. Economic Development and Cultural Change. Vol 49. Hal: 1- 21.
Sugiyono. (2012). Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R & D. Bandung.
Sugiarthi, Ni Luh Dwi Eka Rini. 2014. Pengaruh PAD, DAU, Dan Silpa Pada Belanja Modal Dengan Pertumbuhan Ekonomi Sebagai Pemoderasi. E-Jurnal Akuntansi Universitas Udayana 7.2 (2014): 477-495 ISSN: 2302-8556 .
UU RI. 2004. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 33 Tahun 2004 tentang Perimbangan Keuangan antara Pusat dan Daerah.
UU RI.2009. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 28 Tahun 2009 Tentang Pajak Daerah Dan Retribusi Daerah.
Wandira, Arbie Gugus. 2013. Pengaruh PAD, DAU, DAK, dan DBH Terhadap Pengalokasian Belanja Modal. ISSN 2252-6765.

Published

2018-06-30

Most read articles by the same author(s)

1 2 > >>