PENGEMBANGAN EKONOMI KREATIF BIDANG KULINER MELALUI BAURAN PEMASARAN (Studi Kasus Rumah UKM Berkah Desa Resam Lapis)

  • Rini Arvika Sari Politeknik Negeri Bengkalis
  • Tri Handayani Politeknik Negeri Bengkalis
Abstract viewed = 0 times
PDF (Bahasa Indonesia) downloaded = 0 times

Abstract

The creative economy, especially at the rumah ukm berkah desa resam lapis, displays creativity in the culinary sector by offering a variety of processed food products. The research objective is to determine how the development of the creative economy in the culinary sector and what are the supporting and inhibiting factors in the development of the creative economy in the culinary sector through the marketing mix (case study of Rumah UKM Berkah Desa Resam Lapis). The method in this study uses a qualitative approach with descriptive methods and this type of research uses survey research (survey research) where the researcher is the key instrument, the data collection technique is done by triangulation (combined), data analysis is inductive, and the results of qualitative research emphasize the meaning. of generalizations.The results of this study are as follows: the existence of a culinary-based creative economy at the ukm rumah berkah resam lapis village is quite helpful for the level of welfare of the people of resam lapis village and its surroundings. The marketing mix is ​​the limitation of the creative economy development strategy carried out by the rumah ukm berkah desa resam lapis: products, prices, promotions and places / distribution channels. There are supporting factors, namely the strategic location of resam lapis village and human resources who have high creativity, and there are also inhibiting factors, namely the price of raw materials to produce culinary products which often experience increases and the marketing system is still limited to the ability of individual entrepreneurs.


Ekonomi kreatif dapat dikatakan sebagai konsep ekonomi di era ekonomi baru yang mengintensifkan informasi dan Ekonomi kreatif khususnya di Rumah UKM Berkah Desa Resam Lapis menampilkan kreatifitas bidang Kuliner menawarkan berbagai produk olahan makanan . Tujuan Penelitian adalah untuk mengetahui bagaimana pengembangan ekonomi kreatif bidang Kuliner dan apa faktor pendukung dan penghambat dalam pengembangan ekonomi kreatif bidang Kuliner melalui bauran pemasaran (studi kasus Rumah UKM Berkah Desa Resam Lapis). Metode dalam Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif dan jenis penelitian ini menggunakan penelitian survey (survey research) dimana peneliti adalah sebagai instrumen kunci, teknik pengumpulan data dilakukan secara triangulasi (gabungan), analisis data bersifat induktif, dan hasil penelitian kualitatif lebih menekankan makna dari generalisasi. Hasil penelitian ini sebagai berikut: adanya ekonomi kreatif berbasis kuliner Di Rumah UKM Berkah desa resam lapis ini cukup membantu tingkat kesejahteraan masyarakat Desa Resam Lapis dan sekitarnya. Bauran pemasaran menjadi batasan strategi pengembangan ekonomi kreatif yang dilakukan oleh Rumah UKM Berkah Desa Resam Lapis: produk, harga, promosi dan tempat/saluran distribusi. Terdapat faktor pendukung yaitu lokasi Desa Resam Lapis yang strategis dan sumber daya manusia yang memiliki kreativitas tinggi, dan terdapat  juga faktor penghambat yaitu harga bahan baku untuk memproduksi produk kuliner yang sering mengalami kenaikan dan sistem pemasaran masih sebatas kemampuan individu pelaku usaha.

References

Afif, Faisal. (2012)“Pilar-Pilar Ekonomi Kreatif”. http://www.feb.unpad.ac.id/id/arsip- fakultas-ekonomi-unpad/opini
Antarika, Basuki. (2016)“Konsep Ekonomi Kreatif: Peluang dan Tantangan dalam Pembangunan di Indonesia”.
Bungin, Burhan. (2006). Metode Penelitian Kuantitatif, Komunikasi, Ekonomi, dan Kebijakan Publik serta Ilmu-ilmu Sosial Lainnya. Jakarta: Kencana Prenada Media Group.
Daryanto. (1997). Kamus Besar Bahasa Indonesia Lengkap. Surabaya: Apollo.
Departemen Perdagangan Republik Indonesia. (2008). Pengembangan Ekonomi Kreatif Indonesia 2025. Studi Industri Kreatif Indonesia.
Dimitrova, Bert Rosenbloom Boryana (2011) “The Marketing Mix Paradigm and The Dixonian Systems Perspective of Marketing”. Journal of Historical Research in Markeing Vol. 3 Iss 1
Fitriana, Aisyah Nurul (2014) “Pengembangan Industri Kreatif di Kota Batu (Studi tentang Industri Kreatif Sektor Kerajinan di Kota Batu)”. Jurnal Administrasi Publik Vol.2 No.2
Howkins, John. (2001). The Creative Economy: How People Make Money from Ideas. New York: Peguin Books.
Jerusalem, Mohammad Adam, (2009), Perancangan Industri Kreatif Bidang Fashion dengan Pendekatan Benchmarking pada Queensland’s Creative Industry, Prosiding Seminar Nasional Program Studi Teknik Busana – Universitas Negeri Yogyakarta.
Selang, Christian A.D. (2013) “Bauran Pemasaran (Marketing Mix) Pengaruhnya terhadap Loyalitas Konsumen Pada Fresh Mart Bahu Mall Manado”. Jurnal EMBA, Vol.1 No.3
Semuel, Hatane. (2006) “Ekspektasi Pelanggan dan Aplikasi Bauran Pemasaran terhadap loyalitas Toko Moderen dengan Kepuasan Pelanggan sebagai Intervening (Studi Kasus pada Hypermarket Carrefour di Surabaya”. Jurnal Manajemen Pemasaran, Vol.1 No.2
Hasan, Muhammad (2018) "Pembinaan ekonomi kreatif dalam perspektif pendidikan ekonomi." JEKPEND: Jurnal Ekonomi dan Pendidikan Vol 1 No 1.
El Hasanah LL. (2015) Pengembangan Wirausaha Muda Ekonomi Kreatif Berbasis Budaya di Daerah Istimewa Yogyakarta. Jurnal Studi Pemuda. Vol 4 No 2
Published
2021-06-30
How to Cite
SARI, Rini Arvika; HANDAYANI, Tri. PENGEMBANGAN EKONOMI KREATIF BIDANG KULINER MELALUI BAURAN PEMASARAN (Studi Kasus Rumah UKM Berkah Desa Resam Lapis). Kurs : Jurnal Akuntansi, Kewirausahaan dan Bisnis, [S.l.], v. 6, n. 1, p. 1-7, june 2021. ISSN 2527-8215. Available at: <http://www.ejournal.pelitaindonesia.ac.id/ojs32/index.php/KURS/article/view/912>. Date accessed: 24 oct. 2021.

Most read articles by the same author(s)

Obs.: This plugin requires at least one statistics/report plugin to be enabled. If your statistics plugins provide more than one metric then please also select a main metric on the admin's site settings page and/or on the journal manager's settings pages.