ANALISIS FAKTOR-FAKTOR KENDALA IBU RUMAH TANGGA UNTUK BERWIRAUSAHA

Studi di Desa Air Jenih Kabupaten Indragiri Hulu

  • Dewi Hartika Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Indragiri (STIE-I) Rengat
  • Deci Deci Ririen STIE Indragiri Rengat
  • Kurnia Dewi Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Indragiri (STIE-I) Rengat
Abstract viewed = 0 times
PDF (Bahasa Indonesia) downloaded = 0 times

Abstract

Housewives have the potential to become entrepreneurs, but there are not many studies on entrepreneurial housewives. The purpose of this study was to determine the factors that become obstacles for housewives to do entrepreneurship and what factors are the most dominant constraints for housewives to do entrepreneurship. The data from the questionnaire were analyzed using factor analysis, with the validity and reliability tests of the instrument as a preliminary analysis. The results showed that six factors formed become obstacles for housewives, especially in Air Jernih Village, to become entrepreneurs. Factor 1 is constraints on personal values, factor 2 is the community environment, factor 3 is the family environment, factor 4 is promotion, factor 5 is the level of knowledge, factor 6 is the network. The most dominant factor that becomes an obstacle for housewives to become entrepreneurs is the personal values ​​factor with an eigenvalue of 5.689. The factor or sub-variable member that has the greatest factor loading is not having high creativity to open or develop a business.


Ibu rumah tangga memiliki potensi menjadi wirausaha, namun belum banyak kajian tentang ibu rumah tangga yang berwirausaha. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui faktor-faktor yang menjadi kendala ibu rumah tangga untuk berwirausaha dan faktor apa yang paling dominan menjadi kendala ibu rumah tangga untuk berwirausaha. Data hasil kuesioner dianalisis menggunakan analisis faktor, dengan uji validitas dan uji reliabilitas isntrumen sebagai analisis pendahuluan. Hasil penelitian menunjukkan enam faktor yang terbentuk menjadi kendala ibu rumah tangga khususnya di Desa Air jernih untuk berwirausaha. Faktor 1 adalah kendala nilai-nilai personal, faktor 2 adalah lingkungan masyarakat, faktor 3 adalah lingkungan keluarga, faktor 4 adalah promosi, faktor 5 adalah tingkat pengetahuan, faktor 6 adalah jaringan. Faktor paling dominan yang menjadi kendala ibu-ibu rumah tangga untuk berwirausaha yaitu faktor nilai-nilai personal dengan eigenvalue sebesar 5,689. Anggota faktor atau sub-variabel yang memiliki loading faktor paling besar adalah tidak memiliki kreatifitas yang tinggi untuk membuka atau mengembangkan suatu usaha.

References

Alma, Buchari. 2014. Kewirausahaan. Bandung: Alfabeta.
Artanova. 2018. Minat Berwirausaha Ditinjau dari Pergaulan Teman Sebaya dan Hasil Belajar Kewirausahaan Pada Mahasiswa Program Studi Pendidikan Akuntansi T.A 2016/2017. Surakarta: Universitas Muhammadiyah Surakarta.
Armiati. 2013. Women entrepreneurs serta faktor-faktor yang mempengaruhinya (kasus pada pengrajin sulaman wanita di jorong lundang kanagarian panampuang kab. Agam). Journal of Economic and Economic Education, 1(2), 162–174.
Badan Pusat Statistik (BPS) Tahun 2017, 2018, 2019.
Bisnis.com. 2017. 4 Kendala Ibu Rumah Tangga Berwirausaha availabel at: https://m.bisnis.com/amp/read/20170310/257/635611/i. (akses 19 Januari 2020).
Fure, Hendra. 2013. Lokasi, Keberagaman Produk, Harga dan Kualitas Pelayanan Pengaruhnya Terhadap Minat Beli Pada Pasar Tradisional Cilacap. Jurnal EMIBA Vol. 1 No. 3 Hal 273-283.
Dianawati, Adjen. 2007. Peluang Usaha Rumahan. Jakarta: Mediakita.
Dewi, K. 2019. Pengaruh Mata Kuliah Kewirausahaan dan Lingkungan Keluarga Terhadap Minat Berwirausaha Pada Mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Indragiri ( STIE-I ). Jurnal Manajemen Dan Bisnis Kuliah Manajemen, 8(2), 278–291.
Husein, Umar. 2011. Metode Penelitian Untuk Skripsi dan Tesis Bisnis Edisi II. Jakarta: PR Raja Grafindo Persada.
Kamus Besar Bahasa Indonesia. 2016-2020. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesi.
Khadijah, U. L. S. 2016. Literasi Informasi Motivasi Berwirausaha Ibu Rumah Tangga Kelurahan Nagasari Kabupaten Karawang Barat. Jurnal Kajian Informasi & Perpustakaan, 4(2), 149–160.
Kompas, Jumat 23 Maret 2018. Apa jadinya Indonesia Tanpa Wirausaha. available at: https://amp.kompas.com/ bogor/read/2018/03/23/08450051/apa-jadinya-indonesia-tanpa-wirausaha- (akses 4 Januari 2020)
Kotler dan Keller. 2009. Manajemen Pemasaran Jilid 1 Edisi 13. Jakarta : Erlangga.
Masithoh, R. E. 2016. Pemberdayaan Ibu Rumah Tangga dalam Implementasi Teknologi Pengolahan Sumber Karbohidrat Nonberas dan Penganekaragaman Pangan Nonterigu untuk Mendukung Ketahanan Pangan. Indonesian Journal of Community Engagement, 2(1), 89–100.
Purwati, A et al. 2019. Analisa Faktor-Faktor Pembentuk Minat Wirausaha Mahasiswa Perguruan Tinggi Di Kota Pekanbaru. Jurnal Akuntansi, Kewirausahaan dan Bisnis Pelita Indonesia, 4(2), 200–213.
Putri, Kartika. 2014. Pengaruh Karakteristik Kewirausahaan dan Peran Bussines Development Service Terhadap Pengembangan Usaha.Jurnal Ilmu Administrasi Bisnis.
Rahmidani, R. 2014. Analisis Faktor Penghambat Berwirausaha Pada Pengrajin Sulaman Wanita Di Jorong Lundang Kanagarian Panampuang Kabupaten Agam. Jurnal Kajian Manajemen Bisnis, 3(1).
Segarahati, E. 2015. Analisis Faktor- Faktor Yang Memotivasi Wanita Berwirausaha ( Studi Kasus Pada Pengusaha Salon Kecantikan Di Kecamatam Medan Kota ). Pendidikan Berkualiti Ke Arah Pembentukan Nilai Dan Peningkatan Ekonomi Untuk Kesejahteraan Masyarakat Hal 1239-1264.
Published
2020-12-30
How to Cite
HARTIKA, Dewi; RIRIEN, Deci Deci; DEWI, Kurnia. ANALISIS FAKTOR-FAKTOR KENDALA IBU RUMAH TANGGA UNTUK BERWIRAUSAHA. Kurs : Jurnal Akuntansi, Kewirausahaan dan Bisnis, [S.l.], v. 5, n. 2, p. 176-187, dec. 2020. ISSN 2527-8215. Available at: <http://www.ejournal.pelitaindonesia.ac.id/ojs32/index.php/KURS/article/view/839>. Date accessed: 17 jan. 2021.

Most read articles by the same author(s)

Obs.: This plugin requires at least one statistics/report plugin to be enabled. If your statistics plugins provide more than one metric then please also select a main metric on the admin's site settings page and/or on the journal manager's settings pages.