ANALISIS KETIMPANGAN KEMANDIRIAN KEUANGAN DAERAH MENGGUNAKAN INDEKS WILLIAMSON ANTARKOTA DI SUMATERA BARAT

  • Tilawatil Ciseta Yoda Universitas Baiturrahmah Padang
  • Rina Febriani Universitas Baiturrahmah Padang
Abstract viewed = 0 times
PDF (Bahasa Indonesia) downloaded = 0 times

Abstract

Regional independence reflects the level of community participation in regional development, the more independent an area is, the higher the community participation in paying local taxes and fees which are the main components of Local Own-Source Revenue (LOSR). This study aims to evaluate and describe the level of inequality of regional financial independence using the Williamson Index between Cities in West Sumatra for the period 2014-2017. The method is using the analysis of the ratio of regional financial independence by looking at the comparison of the realization of LOSR to central government transfers, provincial transfers, and regional loans in 2014-2017, then the results were analyzed using the Willliamson Index to see the disparity of regional financial independence between Cities in West Sumatra. The result showed that The ratio of regional financial independence between cities in West Sumatra is categorized as Low with an average of 27.79%. Based on the Williamson Index, inter-city financial independence in West Sumatra has not been evenly distributed with the Inequal category.


Kemandirian daerah menggambarkan tingkat partisipasi masyarakat dalam pembangunan daerah, semakin mandiri suatu daerah, semakin tinggi partisipasi masyarakat dalam membayar pajak dan retribusi daerah yang merupakan komponen utama PAD. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi, menggambarkan dan memetakan tingkat ketimpangan kemampuan kemandirian keuangan daerah menggunakan Indeks Williamson antar Kota di Sumatera Barat periode 2014-2017. Metode analisis data dengan menggunakan analisis rasio kemandirian keuangan dengan melihat perbandingan realisasi PAD dengan  transfer pemerintah pusat, transfer provinsi, dan pinjaman daerah pada tahun 2014-2017, kemudian dari hasil rasio kemandirian keuangan dilakukan analisis menggunakan Indeks Willliamson untuk melihat ketimpangan kemampuan kemandirian keuangan daerah antar Kota di Sumatera Barat. Hasil Penelitian menunjukkanRasio kemandirian keuangan daerah antar Kota di Sumatera Barat dikategorikan Rendah dengan rata-rata 27,79%. Analisis menggunakan indeks Williamson di ketahui bahwa kemampuan kemandirian keuangan daerah antar Kota di Sumatera Barat belum merata  atau berkategori Merata Moderat.


 

References

Akita T., Miyata S., Kurniawan P. (2011). Structural Changes and Regional Income Inequality in Indonesia: A Bidimensional Decomposition Analysis. Asian Economic Journal.
Chalid, Pheni. 2005. Keuangan Daerah, Investasi, dan Desentralisasi. Jakarta: Kemitraan
Portnov B.A., Felsenstein D. (2010). On the suitability of income inequality measures for regional analysis: Some evidence from simulation analysis and bootstrapping tests. Socio-Economic Planning Sciences.
Putong, Iskandar. (2010). Pangantar Ekonomi Makro dan Mikro Edisi 5. Ghalia: Indonesia.
Rodisin, Utang. 2010. Otonomi Daerah dan Desentalisasi. Bandung: Pustaka Setia
Salim. (2016). Analisis Pemerataan Kemandirian Keuangan Daerah Kabupaten/Kota di pulau Sumatera. Universitas Andalas.
Supriyadi, Armandelis, dan Rahmadi, Selamet. (2013). Analisis Desentralisasi Fiskal di Kabupaten Bungo, Jurnal Perspektif Pembiayaan dan Pembangunan Daerah Vol. I No. 1. Universitas Jambi.
Undang-Undang No. 23 Tahun 2014 Tentang Pemerintahan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2014 Nomor 244)
Undang-Undang No. 32 Tahun 2004 TentangPemerintahan Daerah. (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 125)
Undang-Undang No. 33 tahun 2004 TentangPerimbanganKeuangan Antara PemerintahPusat Dan Pemerintah Daerah. (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 126)
Undang-Undang No. 28 Tahun 2009 Tentang PajakdanRetribusi Daerah. (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2009 Nomor 130)
Williamson J.G. (1965). Regional inequalities and the process of national development: a description of the patterns. (dalam:Friedmann J, Alonso W (eds), Regional policy. The MIT Press, Cambridge, Massachusetts.
Published
2020-01-23
How to Cite
YODA, Tilawatil Ciseta; FEBRIANI, Rina. ANALISIS KETIMPANGAN KEMANDIRIAN KEUANGAN DAERAH MENGGUNAKAN INDEKS WILLIAMSON ANTARKOTA DI SUMATERA BARAT. Bilancia : Jurnal Ilmiah Akuntansi, [S.l.], v. 3, n. 4, p. 369-375, jan. 2020. ISSN 2685-5607. Available at: <http://www.ejournal.pelitaindonesia.ac.id/ojs32/index.php/BILANCIA/article/view/514>. Date accessed: 30 mar. 2020.

Most read articles by the same author(s)

Obs.: This plugin requires at least one statistics/report plugin to be enabled. If your statistics plugins provide more than one metric then please also select a main metric on the admin's site settings page and/or on the journal manager's settings pages.