PAJAK PERTAMBAHAN NILAI PERDAGANGAN MELALUI SISTEM ELEKTRONIK (STUDI KASUS PT SHOPEE INTERNASIONAL INDONESIA)

  • Suparna Wijaya Politeknik Keuangan Negara STAN
  • Adam Panchar Nirvana Politeknik Keuangan Negara STAN
Abstract viewed = 0 times
PDF (Bahasa Indonesia) downloaded = 0 times

Abstract


ABSTRACT


The Indonesian government has started to collect taxes from trade transactions through the electronic system (PMSE) in The Ordinance Number 2 of 2020. One of the parties appointed as collectors of Value Added Tax (VAT) on trade through the electronic system or hereinafter known as the import of digital products is PT Shopee International Indonesia. This is fascinating, because PT Shopee International Indonesia is also a taxable entrepreneur who is a domestic value added tax collector. The purpose of this study is to determine the implementation of PMSE VAT collection, differences in obligations as a taxable entrepreneur and PMSE VAT collector, and to determine the impact of the implementation of PMSE VAT collection policies on PT Shopee International Indonesia. The results of this study explain that PT Shopee Internasional Indonesia is obligatory to collect PMSE VAT on the sale of digital services and goods by sellers domiciled outside the customs and excises teritory who make sales through their marketplace. The difference between a taxable entrepreneur and a PMSE VAT collector is in the tax object, input tax credit, and the submission of tax return (SPT). PMSE VAT provides an advantage in terms of cash turnover. The emergence of the obligation to collect PMSE VAT become a new additional responsibility to PT Shopee Internasional Indonesia.


Pemerintah Indonesia mulai mengenakan pajak yang berasal dari transaksi perdagangan melalui sistem elektronik (PMSE) dalam Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2020. Salah satu pihak yang ditunjuk sebagai pemungut Pajak Pertambahan Nilai (PPN) atas perdagangan melalui sistem elektronik atau selanjutnya dikenal dengan impor produk digital adalah PT Shopee International Indonesia. Hal ini menarik, karena PT Shopee International Indonesia juga merupakan pengusaha kena pajak yang merupakan pemungut pajak pertambahan nilai dalam negeri. Tujuan penelitian adalah mengetahui pelaksanaan pemungutan PPN PMSE, perbedaan kewajiban sebagai pengusaha kena pajak dan Pemungut PPN PMSE, dan mengetahui dampak diberlakukannya kebijakan pemungutan PPN PMSE terhadap PT Shopee
Internasional Indonesia. Hasil penelitian menjelaskan bahwa PT Shopee Internasional Indonesia wajib melakukan pemungutan PPN PMSE atas penjualan jasa dan barang digital oleh penjual yang berkedudukan di luar daerah pabean yang melakukan penjualan melalui marketplace miliknya. Perbedaan pengusaha kena pajak dan pemungut PPN PMSE adalah di objek pajak, pengkreditan pajak masukan, dan penyampaian surat pemberitahuan. PPN PMSE memberikan keuntungan dalam hal perputaran kas. Timbulnya kewajiban pemungutan PPN PMSE menjadi beban tambahan baru yang diterima PT Shopee Internasional Indonesia

References

Aulawi, A. (2020). Penerbitan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang- Pajak Pemerintah Indonesia Dalam Menghadapi Dampak Pandemi Covid-19 Terhadap Keuangan Negara. Jurnal Pendidikan, Akuntansi Dan Keuangan, 3(7037), 110–132.
Basrowi, & Suwandi. (2009). Memahami Penelitian Kualitatif. PT Rineka Cipa.
Dara, A. R. (2019). Analisis Semiotika dalam Iklan Shopee 12.12 Birthday Sale Edisi Blackpink. Universitas Islam Negeri Sunan Ampel.
Direktorat Jenderal Pajak. (2020). PPN Impor Produk Digital. https://www.pajak.go.id/id/pajakdigital
Direktorat Jenderal Pajak. (2021). Pemungutan Pajak Pertambahan Nilai | Direktorat Jenderal Pajak. https://www.pajak.go.id/id/pemungutan-pajak-pertambahan-nilai
Feng, C. (2021). Tentang Shopee. Shopee Karir. https://careers.shopee.co.id/about
Halim, A., Bawono, I. R., & Dara, A. (2015). Perpajakan (Konsep, Aplikasi, Contoh, dan Studi Kasus). In Penerbit Salemba Empat (Vol. 7, Issue 9).
Irianto, E. S. (2015). Pajak Kepemimpinan & Masa Depan. Kanwil DJP Jawa Tengah I.
Kamal, F., & Ruliyan, R. (2019). Pengelolaan Pajak Pertambahan Nilai pada Transaksi Penjualan (Studi Kasus: PT Elsiscom Prima Karya Jakarta). Jurnal Manajemen Bisnis Dan Inovasi, 6(1), 51–60.
Kemp, S. (2020). Digital 2020: Indonesia. Datareportal. https://datareportal.com/reports/digital-2020-indonesia
KPCPEN. (2020). Covid-19 Indonesia. https://covid.go.id
Kusumatrisna, A. L., Rozama, N. N., Syakilah, A., Wulandari, V. C., Untari, R., & Sutarsih, T. (2020). Statistik E-commerce 2020 (L. Anggraini, S. Utoyo, & E. Sari (eds.)). Badan Pusat Statistik Indonesia.
Marandof, D. S., Wijaya, A. H. C., & Matani, C. D. (2020). Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kepatuhan Wajib Pajak Membayar Pajak Hotel, Pajak Restoran, dan Pajak Hiburan di Kota Jayapura. Jurnal Akuntansi, Audit & Aset, 3(1), 29–40.
Marius, F. C. (2019). Value Added Tax Fraud. First Publisher.
Miftahudin, A., & Irawan, F. (2020). Alternatif Kebijakan Pajak Pertambahan Nilai Atas Konsumsi Atau Pemanfaatan Konten Dan Jasa Digital Dari Penyedia Luar Negeri. Scientax, 1(2), 131–148. file://ejurnal.pajak.go.id/st/article/view/36
Nadia, P., & Kartika, R. (2020). Pengaruh Inflasi, Penagihan Pajak dan Penyuluhan Pajak terhadap Penerimaan Pajak Penghasilan. Jurnal Ilmiah Universitas Batanghari Jambi, 20(2), 497. https://doi.org/10.33087/jiubj.v20i2.928
Nisa, I. C. (2017). Pengaruh Sistem Pemungutan Pajak, Pelayanan Fiskus dan Efektifitas Sistem Perpajakan Terhadap Kepatuhan Wajib Pajak dengan Layanan Drive Thru sebagai Variabel Moderating (Studi pada Kantor Samsat Gowa). UIN Alauddin Makassar.
Nugrahani, F. (2014). Metode Penelitian Kualitatif. Cakra Books.
Nurhayati, H. (2021). Top 10 e-commerce sites in Indonesia Q4 2020, by monthly traffic. Statista. https://www.statista.com/statistics/869700/indonesia-top-10-e-commerce-sites/
Nuryana, A., Pawito, P., & Utari, P. (2019). Pengantar Metode Penelitian Kepada Suatu Pengertian Yang Mendalam Mengenai Konsep Fenomenologi. Ensains Journal, 2(1), 19. https://doi.org/10.31848/ensains.v2i1.148
Pertiwi, R. N., Azizah, D. F., & Kurniawan, B. C. (2014). Analisis Efektivitas Pemungutan Pajak Bumi dan Bangunan. Jurnal Perpajakan, 3(1), 1–7.
Pohan, C. A. (2016). Pedoman Lengkap Pajak Pertambahan Nilai: Teori, Konsep, dan Aplikasi PPN. PT Gramedia Pusaka Utama.
Priantara, D. (2012). Perpajakan Indonesia. Mitra Wacana Media.
Safitra, D. A., & Swasito, A. P. (2018). Perpajakan 2 (H. S. Muamarah (ed.)). Unit Penerbitan Politeknik Keuangan Negara STAN.
Saptono, P. B., & Ayudia, C. (2020). Fiscal Policy Perspective on Virtual Business During COVID-19 and Its Challenges: The Case of Indonesia. International Journal of Scientific and Research Publications (IJSRP), 11(1), 723–730. https://doi.org/10.29322/ijsrp.11.01.2021.p10987
Silalahi, D. E., & Ginting, R. R. (2020). Strategi Kebijakan Fiskal Pemerintah Indonesia Untuk Mengatur Penerimaan dan Pengeluaran Negara Dalam Menghadapi Pandemi Covid-19. Jesya (Jurnal Ekonomi & Ekonomi Syariah), 3(2), 156–167. https://doi.org/10.36778/jesya.v3i2.193
Statista. (2020). eCommerce Indonesia. https://www.statista.com/outlook/243/120/ecommerce/indonesia#market-globalRevenue
Widianto, Y. W., & Puspita, L. S. (2020). Evaluasi Dampak Pengenaan Pajak Pertambahan Nilai pada Perdagangan Melalui Sistem Elektronik. Bappenas Working Papers, 3(2), 109–125. https://doi.org/10.47266/bwp.v3i2.76
Wulan, W. N. N., Suharyati, S., & Rosali, R. (2019). Analisis Pembelian Tidak Terencana pada Toko Online Shopee. Ekonomi Dan Bisnis, 6(1), 54. https://doi.org/10.35590/jeb.v6i1.830
Yulianto, Alfiah, F., Harahap, E. P., Pahad, B. A., Andriyanto, Azhari, I. A., & Saputra, R. S. (2015). Analisa Peranan Teknologi Internet Sebagai Media Transaksi E-commerce dalam Meningkatkan Perkembangan Ekonomi. Semnasteknomedia Online, 3(1), 4-1–25. https://ojs.amikom.ac.id/index.php/semnasteknomedia/article/view/827
Yustiani, R., & Yunanto, R. (2017). Peran Marketplace Sebagai Alternatif Bisnis di Era Teknologi Informasi. Jurnal Ilmiah Komputer Dan Informatika, 6(2), 43–48.
Published
2021-09-30
How to Cite
WIJAYA, Suparna; NIRVANA, Adam Panchar. PAJAK PERTAMBAHAN NILAI PERDAGANGAN MELALUI SISTEM ELEKTRONIK (STUDI KASUS PT SHOPEE INTERNASIONAL INDONESIA). Bilancia : Jurnal Ilmiah Akuntansi, [S.l.], v. 5, n. 3, p. 245-256, sep. 2021. ISSN 2685-5607. Available at: <http://www.ejournal.pelitaindonesia.ac.id/ojs32/index.php/BILANCIA/article/view/1464>. Date accessed: 04 dec. 2021.

Most read articles by the same author(s)

Obs.: This plugin requires at least one statistics/report plugin to be enabled. If your statistics plugins provide more than one metric then please also select a main metric on the admin's site settings page and/or on the journal manager's settings pages.